Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

14 Dapur MBG Sudah Beroperasi di Sergai, Bupati Wiwik Targetkan 70 Dapur

Johan Panjaitan • Jumat, 3 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Bupati Sergai Darma Wijaya bersama jajaran saat kujungi salah satu dapur MBG. ( FADLY/SUMUT POS)
Bupati Sergai Darma Wijaya bersama jajaran saat kujungi salah satu dapur MBG. ( FADLY/SUMUT POS)


SERGAI, Sumutpos.jawapos.com-Sebanyak 14 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kini telah beroperasi di Kabupaten Serdangbedagai. Bupati H. Darma Wijaya atau yang akrab disapa Wiwik menargetkan pendirian hingga 70 dapur untuk melayani ribuan siswa sekaligus membuka lapangan kerja bagi sekitar 3.500 masyarakat.

Bupati Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan, Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang, dan Sekdakab Sergai Suwanto Nasution mengatakan, setiap dapur MBG mempekerjakan rata-rata 50 orang yang mayoritas berasal dari kalangan pemuda dan ibu rumah tangga.

“Satu dapur bisa menyerap sekitar 50 pekerja. Kalau target 70 dapur tercapai, maka akan ada 3.500 masyarakat yang mendapat pekerjaan,” ujar Wiwik kepada wartawan di Sergai, Kamis (2/10).

Ia menjelaskan, pembangunan dapur SPPG tidaklah mudah karena harus melalui mekanisme persetujuan Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap dapur dibangun dalam waktu sekitar 45 hari sebelum dinyatakan layak beroperasi.

Untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran, Pemkab Sergai juga membentuk Satgas MBG yang bertugas mengawasi penyaluran makanan bergizi baik dari sisi pekerja maupun penerima manfaat. “Pengawasan ini penting agar program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Wiwik.

Sekdakab Sergai yang juga Plt Kadis Pendidikan, Suwanto Nasution, menambahkan bahwa 14 dapur yang sudah beroperasi tersebar di Kecamatan Perbaungan, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, Tanjung Beringin, Sei Rampah, Sei Bamban, dan Dolok Masihul. “Penerima manfaat maupun pekerja berjalan dengan baik. Program ini disambut positif wali murid sekaligus membuka kehidupan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu pekerja dapur SPPG di Cempedak Lobang, Sei Rampah, Laila (41), mengaku program MBG telah memberikan perubahan besar dalam hidupnya. “Saya ibu tunggal dengan dua anak. Sebelum ini saya bekerja di pabrik pakan ternak dengan gaji minim. Sekarang saya bisa menghidupi anak-anak dari dapur SPPG. Saya berharap program ini terus berlanjut,” ucapnya haru.

Dengan terus bertambahnya jumlah dapur, program MBG diharapkan tidak hanya memenuhi gizi ribuan pelajar di Sergai, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lapangan kerja baru.(fad/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Kabupaten Serdangbedagai #siswa #SPPG #Mbg #dapur