Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mahasiswa Labusel Desak Kejaksaan Periksa Pj Kadis Pendidikan dan Manajer BOS

Johan Panjaitan • Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:50 WIB
GERUDUK: Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gempa menggeruduk Dinas Pendidikan dan Kejari Labusel terkait dugaan korupsi dana desa. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)
GERUDUK: Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gempa menggeruduk Dinas Pendidikan dan Kejari Labusel terkait dugaan korupsi dana desa. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Labuhanbatu Selatan (GEMPA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Selasa (13/10/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan. Para demonstran membawa berbagai poster berisi tuntutan dan seruan moral agar aparat penegak hukum segera bertindak.

Koordinator aksi, Pahri, dalam orasinya meminta agar Pj Kepala Dinas Pendidikan dan Manajer Dana BOS segera diperiksa terkait dugaan penyalahgunaan anggaran pendidikan.

“Kami minta agar Pj Kepala Dinas Pendidikan dan Manajer BOS segera dipanggil dan diperiksa, karena kami menduga adanya praktik korupsi di tubuh Dinas Pendidikan,” tegas Pahri di hadapan massa aksi.

Usai berorasi di depan kantor Dinas Pendidikan, massa kemudian bergerak menuju Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan untuk menyampaikan tuntutan yang sama.

Dalam tuntutannya, GEMPA juga meminta kejaksaan memeriksa Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang diduga menerima upeti dari pengadaan buku pelajaran sekolah dasar dengan nilai mencapai Rp991 juta lebih.

“Kami mendesak Kejari Labusel segera memanggil dan memeriksa Pj Kadis Pendidikan, Manajer BOS, Kabid SD, dan K3S yang diduga ikut menerima aliran dana pengadaan buku,” seru Pahri di depan kantor kejaksaan.

Selain Kejaksaan, GEMPA juga mendesak Polres Labuhanbatu Selatan untuk turun tangan melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Pendidikan.

Aksi tersebut berlangsung damai dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Para pengunjuk rasa berjanji akan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#dinas pendidikan #mahasiswa #unjukrasa #gempa