Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Relokasi Menuai Protes: Pedagang Pasar Inpress Tebing Tinggi Tolak Lokasi Sementara yang Dinilai Tak Layak

Johan Panjaitan • Senin, 20 Oktober 2025 | 10:45 WIB
Marimbun Marpaung (batik kuning) bersama pedagang Pasar Inpres menolak relokasi, Minggu(19/10/2025). (Azan Purba/Sumut Pos)
Marimbun Marpaung (batik kuning) bersama pedagang Pasar Inpres menolak relokasi, Minggu(19/10/2025). (Azan Purba/Sumut Pos)
 
TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com–Rencana relokasi pedagang Pasar Inpres selama proses renovasi pasar menuai kekecewaan. Para pedagang menolak dipindahkan ke lokasi sementara di Jalan Udang yang dinilai sempit dan tidak representatif untuk aktivitas berdagang.

Keluhan ini mencuat setelah Pemerintah Kota Tebing Tinggi menetapkan Jalan Udang sebagai tempat sementara selama renovasi 66 kios di pasar tersebut. Meski hanya berjarak tidak jauh dari lokasi lama, para pedagang menilai lokasi itu tidak memenuhi standar kenyamanan dan keamanan.

“Kami keberatan dipindahkan ke Jalan Udang karena tempatnya sempit dan tidak sesuai,” ujar Fizah, salah satu pedagang, saat bertemu dengan Kepala Dinas Perdagangan Tebing Tinggi, Marimbun Marpaung.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Orangtua Boomer yang Diam-Diam Membuat Anak Enggan Berkunjung

Menanggapi keluhan ini, Marpaung menjelaskan bahwa informasi tentang lokasi relokasi telah disampaikan melalui Ketua Kelompok Pedagang Pasar Impress (KPPI), Umar Manurung, dan juga melalui staf dinas yang turun langsung ke lapangan.

“Saat ini dari 66 kios, baru tersedia 55 kios di lokasi sementara. Sisanya sedang kami siapkan dengan ukuran ideal 6x3 meter,” ujar Marimbun yang juga diketahui tengah mengikuti seleksi jabatan Sekretaris Daerah.

Namun, sejumlah pedagang tetap menyuarakan keberatan. Mereka meminta agar proses renovasi dilakukan secara bertahap sebagaimana dijanjikan sebelumnya oleh Wali Kota Tebing Tinggi, Iman-Irdian Saragih.

“Kami hanya ingin keadilan. Renovasi bertahap itu janji Pak Wali, supaya kami tetap bisa berjualan di sebagian area lama. Tempat baru itu seperti kandang kambing,” kata Simanjuntak, pedagang lainnya.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Hidupnya Jadi Lebih Baik Setelah 20 Oktober 2025

Dalam dialog yang berlangsung di lokasi pasar pada Minggu (19/10/2025), Marimbun berusaha menenangkan para pedagang dan mengajak mereka bekerja sama demi kebaikan bersama.

“Awalnya memang dirancang bertahap, tapi dalam rapat kami putuskan untuk dilakukan sekaligus agar selesai dalam waktu 60 hari. Ini demi penataan yang lebih baik,” jelasnya.

Marpaung juga menegaskan komitmennya dalam mendampingi para pedagang menuju kondisi pasar yang lebih layak dan tertata.

“Saya ini pembina pedagang. Hati saya untuk para pedagang. Mari kita jalani ini bersama demi masa depan ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pasar inpres #kios #relokasi