BINJAI, Sumutpos.jawapos.com-Kualitas air yang diproduksi PDAM Tirtasari, badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Binjai, menuai keluhan dari pelanggan. Air yang disalurkan ke rumah warga disebut berwarna keruh dan tak layak digunakan, seperti terlihat dalam unggahan di media sosial yang sempt viral.
Dalam unggahan tersebut, akun Taufik Lubis menyampaikan keluhannya atas kondisi air yang sudah buruk selama beberapa bulan terakhir.
“Tolong perhatiannya, sudah berbulan-bulan kayak gini terus warna airnya, sudah kayak air sawah,” tulis Taufik dalam unggahan yang dilihat wartawan.
Ia juga menyoroti kebijakan PDAM yang dinilai tidak seimbang antara pelayanan dan sanksi terhadap pelanggan.
“Telat bayar kalian denda, tiga bulan gak bayar kalian putus, tapi air yang kalian kasih tak pernah bagus,” tulisnya lagi.
Masalah kualitas air tersebut dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Binjai Utara.
Menanggapi keluhan itu, Direktur PDAM Tirtasari Binjai, Azhari, menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti dan memperbaiki gangguan distribusi air tersebut.
“Petugas sudah di lapangan dan sudah diperbaiki,” ujarnya sambil mengirimkan video bukti perbaikan kepada wartawan, Rabu (22/10/2025).
Namun, Azhari menyayangkan langkah pelanggan yang memilih mengunggah keluhan ke media sosial alih-alih melapor melalui jalur resmi.
“Kalau komplain masalah pelayanan, kita sudah ada WA (WhatsApp) ini nomornya: 0858-6922-4737, sudah terhubung dengan aplikasi kami. Bisa juga langsung datang ke kantor tanpa harus diunggah ke medsos,” jelasnya.
Azhari menambahkan, nomor pengaduan tersebut hanya bisa digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp, bukan untuk panggilan telepon.
“Cuma untuk WA, gak bisa ditelepon. Sistem yang balas WA-nya,” tandasnya.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan