BINJAI, Sumutpos.jawapos.com-Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, resmi melantik 46 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Namun, dari puluhan nama tersebut, satu sosok mencuri perhatian publik: Irwansyah Nasution, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah (Sekda), kini dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Jabatan Sekda yang ditinggalkan Irwansyah sementara diisi oleh Chairin Simanjuntak, yang juga dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Binjai.
“Untuk saat ini, Plh akan diisi oleh Pak Chairin Simanjuntak dan akan diproses pengisian Pj ke Gubernur,” ujar Kepala BKPSDM Kota Binjai, Rahmad Fauzi, Kamis (23/10/2025).
Mutasi Berdasarkan Uji Kompetensi
Fauzi menegaskan, pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan hasil uji kompetensi yang sudah memperoleh persetujuan teknis dari BKN dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Semua pelantikan sudah sesuai mekanisme dan aturan, baik dari BKN maupun Kemendagri,” ujarnya.
Meski demikian, pasca pelantikan sejumlah jabatan organisasi perangkat daerah (OPD) masih kosong secara definitif dan akan segera diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Beberapa pejabat mengalami pergeseran dan penurunan jabatan, di antaranya:
Mahyar Nafiah, sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), kini menjabat Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, dan Perdagangan.
Aldi Agustian, mantan Asisten I, kini menjadi Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi, UKM Kota Binjai.
Heny Sitepu, dari Kepala Dinas PMPPTSP, kini menjabat Inspektur Kota Binjai, menggantikan Eka Edi Saputra, yang beralih sebagai Asisten Administrasi Umum.
Sofyan Siregar, dari Kepala Diskominfo, kini memimpin Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
“Semua JPT (jabatan pimpinan tinggi) akan segera diisi melalui seleksi terbuka,” tambah Fauzi.
Sementara itu, Irwansyah Nasution enggan berkomentar soal turunnya jabatan dari Sekda menjadi Staf Ahli.
“Sudahlah, gak usah kita bahas,” ujarnya singkat.
Selain pejabat eselon II, pelantikan juga mencakup eselon III dan IV, termasuk sejumlah camat yang ikut mengalami rotasi jabatan.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan