Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ditanya Tentang Proyek Revitalisasi Rp2,27 M di SD Lolowau, Kasek Yurilia Halawa Menghindar

Juli Rambe • Sabtu, 8 November 2025 | 23:30 WIB
REVITALISASI: Papan informasi Proyek Revitalisasi SDN Lolowau, Kamis, (6/11/2025).
REVITALISASI: Papan informasi Proyek Revitalisasi SDN Lolowau, Kamis, (6/11/2025).

 

NISEL, SUMUT POS- Proyek revitalisasi satuan pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 071185, Kecamatan Lolowau, Nias Selatan (Nisel) dengan pagu dana Rp 2.279.646.114 yang bersumber dari APBN tahun 2025 diduga banyak kejanggalan.

‎Menurut keterangan dari salah seorang narasumber berinisial PH, bahwa beberapa kejanggalan yang dilihat dari proyek tersebut adalah bangunan yang sudah tua, kembali direhab dan ditimpa bangunan baru. Kemudian balok sloof pada salah satu bangunan baru ditimpa dengan pondasi yang sudah lama. 

‎Demikian juga campuran material pasir dan semen untuk cetakan batako yang dicetak manual di lokasi diduga tidak mengedepankan mutu. 

‎"Semoga pihak terkait dapat melakukan pengawasan ketat terhadap proyek tersebut agar dilaksanakan dengan profesi dan mutu yang baik agar dapat dinikmati oleh peserta didik, bukan hanya keuntungan pribadi dari oknum nakal", harapnya.

‎Untuk memastikan informasi yang disampaikan, sejumlah wartawan mencoba melakukan kroscek langsung ke lokasi sekolah, Kamis (6/11). Terlihat pekerja tengah melakukan aktivitas pembangunan proyek tersebut.

‎Pantauan di lokasi ada beberapa pembangunan gedung baru. Kemudian satu gedung lama yang diganti seng, kosen jendela, pintu dan juga pengecatan.

‎Campuran material cetakan batako terlihat encer, mereka seperti kurang nyaman saat wartawan mencoba mengambil dokumentasi.

‎Namun, sangat di sayangkan Kepala Sekolah, Yurilia Halawa tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan. Para guru pun kompak mengatakan kalau kepala sekolah tidak ada. (eri/ram)

Editor : Juli Rambe
#Revitalisasi SD Negeri #nias selatan #Revitalisasi SD Negeri Bermasalah