Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemerintah akan Bangun Jaringan Irigasi Bendung Sei Wampu pada 2026, Siapkan Anggaran Rp300 Miliar

Juli Rambe • Sabtu, 8 November 2025 | 21:00 WIB
BENDUNGAN : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendungan Sei Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (8/11/2025). (Dok: istimewa)
BENDUNGAN : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendungan Sei Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (8/11/2025). (Dok: istimewa)

 

LANGKAT, SUMUT POS- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendungan Sei Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Dody memastikan pemerintah akan membangun jaringan irigasi saluran primer dan sekunder di sisi kiri bendung mulai tahun 2026.

Dody menjelaskan bahwa Bendung Sei Wampu sebenarnya telah selesai dibangun sejak lama. Namun, pembangunan jaringan irigasi belum dilakukan secara menyeluruh.

Dari total panjang 5,5 kilometer saluran primer di sisi kiri, baru sebagian kecil yang sempat dikerjakan.

“Sudah lama kita bangun Bendung Sei Wampu, tapi waktu itu belum sempat membangun jaringan irigasinya. Baru sebagian kecil dari saluran primer sepanjang 5,5 kilometer yang terealisasi,” ujar Dody Hanggodo usai saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/11/2025).

Pada tahun 2026, Kementerian PU berencana menuntaskan pembangunan jaringan irigasi di sisi kiri bendung, yang mencakup 5,5 kilometer saluran primer dan 43 kilometer saluran sekunder.

“Tahun depan kita targetkan penyelesaian seluruh jaringan primer dan sekunder di sisi kiri bendung. Saluran primernya sepanjang 5,5 kilometer dan sekunder 43 kilometer. Kita upayakan semuanya rampung pada tahun 2026,” jelasnya.

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp300 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi sisi kiri tersebut. Sementara itu, pembangunan saluran di sisi kanan bendung akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.

“Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp300 miliar. Setelah sisi kiri selesai, kita lanjutkan ke sisi kanan,” kata Dody.

Menurut Dody, keberadaan jaringan irigasi ini sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayah sekitar. Nantinya, sistem irigasi Sei Wampu akan mengairi lebih dari 1.100 hektare sawah yang selama ini hanya bergantung pada air hujan.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa banyak masyarakat setempat yang selama ini menanam kelapa sawit berencana beralih menanam padi setelah pasokan air tersedia.

“Selama ini banyak warga menanam sawit karena air terbatas. Padahal, mereka sebenarnya lebih ingin menanam padi. Mereka sudah berkomitmen, kalau airnya tersedia, mereka siap mengonversi sawit menjadi sawah. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Pembangunan jaringan irigasi Bendung Sei Wampu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program nasional di sektor ketahanan pangan. (rel/san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#kementerian pu #Jaringan Irigasi Bendungan Sei Wampu #Bangun Irigasi Sei Wampu Langkat