Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tersesat di Gelap Gunung Simbolon, Lima Pelajar Berhasil Dievakuasi Selamat

Johan Panjaitan • Senin, 17 November 2025 | 20:55 WIB
Ke lima pendaki dengan kondisi selamat sampai di perkampungan,  dan dijemput oleh keluarganya. (PRA EVASI/SUMUT POS)
Ke lima pendaki dengan kondisi selamat sampai di perkampungan, dan dijemput oleh keluarganya. (PRA EVASI/SUMUT POS)

SIMALUNGUN, Sumutpos.jawapos.com-Lima pelajar SMA yang sempat hilang saat mendaki Gunung Dolok Simbolon akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Operasi pencarian berlangsung dramatis sejak Minggu malam hingga dini hari, melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa laporan awal datang pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 20.15 WIB dari Pangulu Nagori Dolok Maraja. Laporan tersebut menyebutkan lima remaja berusia 17 tahun hilang kontak saat melakukan pendakian.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Serbelawan Iptu Gunawan Sembiring langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Pane Tongah, Camat Tapian Dolok, Camat Panombean Pane, serta BPBD Simalungun. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi pendakian di Dusun Kampung Baru, Kelurahan Banu Raya.

Sesampainya di lokasi pada pukul 23.00 WIB, tim mendapat keterangan penting dari warga bahwa para pendaki sempat menitipkan tiga sepeda motor sebelum mulai mendaki. Namun sekitar pukul 18.28 WIB, salah satu orang tua pendaki menerima pesan darurat melalui WhatsApp dari anaknya yang meminta bantuan Basarnas karena mereka tersesat.

Pencarian berlangsung intensif hingga akhirnya lima remaja tersebut ditemukan pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka ditemukan berkat kerja sama aparat dan empat warga Dusun Kampung Baru: Alex Pauli Siburian, Imanuel Sidabutar, Darwin Sitinjak, dan Hermon Sidabutar.

Kelima pendaki — Diaz Hasanul Ahda, Dwi Zikri Afrizal, Roby Hafiz Daulay, Bima Azwan Khairy, dan Mahendra — semuanya merupakan pelajar SMA dari Pematang Siantar dan Simalungun.

Sekitar pukul 02.30 WIB, mereka tiba kembali di Dusun Kampung Baru dalam kondisi sehat dan langsung disambut keluarga masing-masing. Suasana haru menyelimuti penyambutan tersebut, di mana keluarga menggelar pemberian boras tenger (beras kuning), ucapan terima kasih kepada tim penyelamat, dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur.

Operasi penyelamatan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, persiapan matang, serta koordinasi ketika melakukan pendakian di kawasan pegunungan.(pra/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pelajar #tersesat #gunung #operasi pencarian