SERGAI, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hal ini diwujudkan melalui Sosialisasi Percepatan Program Nasional 3 Juta Rumah yang digelar bekerja sama dengan Bank Sumut dan BP Tapera di Aula Sultan Serdang, Selasa (18/11).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai, Suwanto Nasution, mewakili Bupati Sergai saat membuka kegiatan menegaskan bahwa percepatan pembangunan perumahan menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Skema KPR Sejahtera berbasis Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi instrumen utama untuk memudahkan ASN serta pekerja berpenghasilan rendah.
“Ini bagian dari upaya penyejahteraan masyarakat. Kami ingin memberikan kemudahan kepemilikan rumah dengan memfasilitasi pembiayaan bagi ASN dan pekerja berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa FLPP tidak hanya membantu menekan backlog perumahan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui tumbuhnya sektor konstruksi dan terciptanya lapangan kerja baru.
Sejalan dengan RPJMN dan Arah Kebijakan Daerah
Program percepatan pembangunan perumahan ini menjadi bagian dari implementasi Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029 yang mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Di tingkat daerah, Pemkab Sergai telah menjalankan berbagai kebijakan strategis seperti pembebasan retribusi PBG, percepatan penerbitan dokumen PBG, pembebasan BPHTB, hingga sosialisasi intensif kepada ASN dan MBR.
Untuk tahun 2025, sebanyak 500 unit rumah subsidi ditargetkan terbangun di sejumlah kawasan, termasuk Taman Bunga Wisata 2 (Sei Rampah), Graha Sergai Indah (Firdaus), Griya Dolok Manampang, Permata Dolok Masihul, dan Serdang Indah (Perbaungan).
BP Tapera: Realisasi FLPP di Sergai Capai 168 Unit
Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Wilson Lie Simatupang, menyampaikan bahwa per 18 November 2025, realisasi penyaluran FLPP di Sergai telah mencapai 168 unit. Antusiasme publik terlihat dari kehadiran 300 peserta melalui luring dan daring.
Wilson memberi apresiasi kepada Pemkab Sergai dan Bank Sumut atas dukungan penuh, termasuk kebijakan bebas biaya administrasi. Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi SiKasep dan Sikumbang Tapera untuk pengajuan rumah subsidi yang lebih transparan.
“Di beberapa daerah di Jawa, penerbitan PBG bahkan tidak sampai satu jam. Kami berharap daerah lain di Sumut dapat mempercepat layanan serupa,” tuturnya.
Bank Sumut: KPR FLPP Tanpa Biaya Tambahan
Divisi Ritel Bank Sumut, Muhammad Farid, menegaskan kesiapan pihaknya sebagai bank penyalur KPR FLPP sejak 2011. Bank Sumut memberikan kemudahan berupa registrasi online pemilihan rumah serta stimulus khusus seperti gratis biaya provisi dan administrasi untuk semua segmen pekerjaan.
Fasilitas ini berlaku tidak hanya untuk ASN dan PPPK, tetapi juga bagi pekerja formal dan informal, termasuk buruh, pelaku UMKM, petani, dan nelayan.
“DP minimal hanya 1 persen, gratis administrasi, gratis provisi. Peluangnya sama bagi masyarakat berpenghasilan tetap maupun tidak tetap,” tegas Farid.
Sinergi Pemkab Sergai, Bank Sumut, dan BP Tapera ini diharapkan semakin mempercepat realisasi Program Nasional 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.
Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai.(fad/han)
Editor : Johan Panjaitan