Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bencana Besar Hantam Pantai Barat Sumut: Lima Daerah Lumpuh, Transportasi Nasional Terputus

Johan Panjaitan • Selasa, 25 November 2025 | 14:00 WIB
Tanah longsor mengenai rumah warga di Sipirok, Tapanuli Selatan. (ISTIMEWA/SUMUT POS).
Tanah longsor mengenai rumah warga di Sipirok, Tapanuli Selatan. (ISTIMEWA/SUMUT POS).

PADANGSIDIMPUAN, Sumutpos.jawapos.com-Kawasan strategis Pantai Barat Sumatera Utara porak-poranda akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejak beberapa hari terakhir.

Lima kabupaten/kota—Sibolga, Tapanuli Tengah, Padangsidimpuan, Mandailing Natal (Madina), dan Tapanuli Selatan (Tapsel)—mengalami kerusakan parah. Selain menelan korban jiwa dan merusak ribuan rumah serta lahan pertanian, bencana ini juga memutus jalur transportasi vital yang menghubungkan wilayah pantai barat dengan pusat perdagangan di Kota Padangsidimpuan.

Madina Terparah, Ribuan Rumah Terendam
Di Kabupaten Mandailing Natal, banjir terparah terjadi di Siulang Aling, Kecamatan Muara Batang Gadis. Ribuan rumah di empat desa terendam air setinggi 1–2 meter. Hingga Selasa (25/11), air belum surut akibat hujan yang terus mengguyur.

“Rumah kami masih tergenang air. Saudara di Lubuk Kapundung I, II, dan Rantau Panjang sudah mulai kembali untuk bersih-bersih. Tapi bantuan belum turun sama sekali. Kami sulit keluar karena satu-satunya jalur akses adalah transportasi air,” ujar Sadun Lubis kepada Sumutpos.jawapos.com via WhatsApp.

Tapsel Lumpuh: Tiga Jalur Nasional Putus Total
Kondisi terparah juga terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Banjir dan longsor memutus tiga jalur nasional—Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur. Total ada lima titik lumpuh total.

Lintas Barat Danau Siais–Pantai Barat Natal amblas di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur.

Lintas Tengah tertimbun longsor di Desa Parsalakan, Tobotan, dan Aek Nabara, serta terendam banjir setinggi 30 cm di Aek Sijorni, Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi.

Lintas Timur terputus di Desa Pengkolan, Sipirok, akibat material longsor yang menutup hampir seluruh badan jalan.

“Longsor di Tobotan dan Aek Nabara menyeret empat mobil ke jurang. Hingga kini belum bisa dievakuasi,” kata Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Tapsel, Mara Sutan Harahap.

Sibolga–Tapteng: Ribuan Warga Terdampak
Di Kota Sibolga, banjir melanda Kecamatan Sibolga Selatan. Sementara di Tapanuli Tengah, sebanyak sembilan kecamatan tergenang dengan total sementara 1.092 KK terdampak.

Longsor juga memutus Jalan Nasional Tarutung–Sibolga di Parsikkaman, Kecamatan Sitahuis, membuat akses antarwilayah melemah drastis.

Hingga berita ini diturunkan, penanganan darurat masih berlangsung di seluruh wilayah terdampak, sementara cuaca buruk diprediksi berlanjut.(mag-9/han)

Editor : Johan Panjaitan
#longsor #sumatera utara #pantai barat #banjir