DAIRI, Sumutpos.jawapos.com– PT Gunung Raya Utama Timber Industries (PT GRUTI) Unit Tele II terus menunjukkan komitmennya mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Beroperasi di Desa Parbuluan 6, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, perusahaan ini kini mengembangkan perkebunan kopi Arabika dengan sistem agroforestry, sejalan dengan kebijakan Multi Usaha Kehutanan dari Kementerian Kehutanan.
Perusahaan yang memiliki konsesi seluas 8.085 hektare berdasarkan izin HPH Nomor 677/Kpts/UM/II/1977 itu telah memadukan budidaya kopi Arabika dengan penanaman lamtoro sebagai tanaman pelindung. Langkah ini tidak hanya mendukung produktivitas pertanian.
Baca Juga: 23 Puskesmas di Langkat dan RSUD Tanjungpura Terdampak Banjir
Manager Operasional PT GRUTI, Kery Sinaga, menjelaskan bahwa sebagian besar areal konsesi sebelumnya merupakan tanah kosong dan tidak produktif berdasarkan survei Feasibility Study (FS). Dengan program Multi Usaha Kehutanan, PT GRUTI menggandeng masyarakat sekitar konsesi sebagai mitra dalam pengelolaan dan budidaya.
“Budidaya kopi Arabika ini mulai kita lakukan sejak 2024, setelah mendapat persetujuan RKUPH dari Kementerian Kehutanan. Hingga September 2025, sudah terealisasi sekitar 41 hektare lahan tertanami kopi Arabika dan 400.000 bibit telah disiapkan,” ujar Kery, Jumat (5/12/2025) di Sidikalang.
Tak hanya berhenti pada penanaman, PT GRUTI juga tengah mempersiapkan pembangunan pabrik pengolahan kopi. Industri ini nantinya akan menampung hasil panen kelompok tani yang menjadi mitra perusahaan, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat rantai ekonomi lokal.
Baca Juga: Jelang Nataru, Pertamina Diminta Jamin Kelancaran Distribusi Energi
Menurut Kery, keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan kawasan hutan dapat berjalan selaras dengan peningkatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Ia berharap kerja sama antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
“Iklim investasi yang kondusif sangat menentukan keberhasilan program ini. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar pengembangan usaha kehutanan berkelanjutan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Dairi,” tutup Kery.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan