BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Sebanyak 8.004 kepala keluarga yang terdampak banjir, menerima bantuan dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Kota Binjai yang menyerahkan bantuan itu dilakukan jelang pergantian tahun 2026.
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi menyalurkan bantuan terhadap korban banjir yang berdomisili di Lingkungan I dan II, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur. Adapun bantuan yang disalurkan berupa gula pasir, beras, susu dan matras untuk para lansia yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.
Pria yang karib disapa Jiji itu menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kota Binjai senilai Rp4 miliar. Atas bantuan dari Presiden Prabowo, kata dia, Pemko Binjai menggelar rapat koordinasi dengan forkopimda yang melibatkan TNI-Polri hingga kejaksaan.
"Ini kami lakukan agar pendistribusian dana Rp4 miliar itu benar-benar tepat sasaran," kata Jiji.
Dari data Pemko Binjai, bantuan dari Presiden Prabowo itu disalurkan kepada 8.004 kepala keluarga yang terdampak banjir. Total bantuan yang dibelanjakan dari pagu Rp4 miliar itu adalah, 120,60 ton beras, 32,16 ton gula dan obat-obatan untuk lansia.
"Kita juga fokus pada pemberian kasur terhadap 2.177 KK. Ini sesuai dengan instruksi presiden yang harus segera diselesaikan, sehingga kami Pemko Binjai fokus untuk mendistribusikan menyalurkan bantuan. Pemko Binjai juga tidak ada melakukan pemungutan maupun membuat kegiatan tahun baru," tegasnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemko Binjai. Mereka yang terdampak banjir sebagai penerima atas dilakukan pendataan.
Dia menegaskan, bantuan dari Presiden Prabowo Subianto ini harus disalurkan dan direalisasikan dengan baik serta utuh. "Bantuan ini tidak boleh diapa-apain, ini bukan ajang proyek, ini bukan untuk olah mengolah, bukan juga untuk mengambil selisih. Tapi ini benar-benar supaya kemanfaatannya bisa untuk masyarakat yang terdampak," katanya.
Jiji menambahkan, Pemko Binjai saat ini sedang berupaya melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir. "Kami berharap, masyarakat Kota Binjai bersabar. Karena kami sedang berupaya juga bagaimana jalan-jalan di Kota Binjai bisa perbaiki. Saat ini kita masih bermohon ke kementerian keuangan," bebernya.
"Mudah-mudahan, apa yang kita lakukan, apa yang kita rencanakan ini dapat terealisasi untuk memberi manfaat yang baik kepada masyarakat," tandasnya. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan