Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tunjangan Profesi Tak Kunjung Cair, Puluhan Guru Datangi Kantor Wali Kota Siantar

Johan Panjaitan • Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30 WIB
Pertemuan guru-guru dengan Sekda di ruang data Pemko Siantar. (PRA EEVASI/SUMUT POS)
Pertemuan guru-guru dengan Sekda di ruang data Pemko Siantar. (PRA EEVASI/SUMUT POS)

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pematangsiantar mendatangi Kantor Wali Kota, Selasa (13/1/2026) siang. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2025 yang hingga kini belum juga diterima.

Setibanya di depan Kantor Wali Kota, para guru sempat ditemui seorang ajudan. Dalam dialog singkat, ajudan menanyakan maksud kedatangan mereka. Rekoming Tampubolon, yang mewakili para guru, menegaskan bahwa mereka ingin bertemu langsung dengan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi.

“TPG kami sampai hari ini belum cair, sementara di daerah lain sudah diterima. Kami hanya ingin kepastian,” ujar Rekoming.

Ajudan menyampaikan bahwa Wali Kota berada di kantor, namun tengah menjalani agenda lain. Ia menyarankan agar pertemuan dijadwalkan terlebih dahulu, sebelum kemudian meninggalkan para guru.

Tak lama berselang, ajudan kembali dan meminta para guru masuk ke ruang data untuk mendapatkan penjelasan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, para guru menyampaikan bahwa TPG yang seharusnya mereka terima setara dengan dua bulan gaji. Dana tersebut bersumber dari pemerintah pusat dan ditransfer ke pemerintah daerah.

“Di daerah lain sudah cair, bahkan guru SMA sudah lebih dulu menerima. Kami ingin tahu sebenarnya kendalanya di mana,” kata Rekoming kepada wartawan.

Pertemuan sempat berlangsung tegang. Sekda beralasan pencairan TPG belum dapat dilakukan karena tidak tercantum dalam APBD 2025 maupun APBD 2026. Alasan ini langsung mendapat penolakan dari para guru, yang menegaskan bahwa TPG merupakan dana transfer pusat dengan peruntukan khusus dan tidak seharusnya terhambat oleh penganggaran daerah.

Perdebatan pun tak terhindarkan. Situasi memanas sebelum akhirnya Sekda menyampaikan komitmen bahwa TPG akan dicairkan.

“Setelah gaji Januari cair, TPG akan kami percepat pencairannya. Soal tanggal dan bulan belum bisa saya pastikan karena harus dilaporkan terlebih dahulu kepada Wali Kota. Namun yang jelas, pencairan akan dipercepat,” tegas Junaedi.(pra/han)

Editor : Johan Panjaitan
#tunjangan profesi guru #smp #sd #wali kota siantar