DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Lae Nciho Kabupaten Dairi mendapat kucuran dana Rp30 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melanjutkan pembangunan pipa transmisi dari sumber air Lae Pangkoan, Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan.
Dana tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera Utara II, sebagai bagian dari upaya peningkatan cakupan layanan air bersih di Kabupaten Dairi.
Direktur Perumda Air Minum Lae Nciho Dairi, Wahlin Munthe, menjelaskan bahwa pembangunan pipa transmisi ini merupakan lanjutan dari pekerjaan yang telah dimulai pada 2024. Proyek tersebut ditujukan untuk memperluas layanan air bersih di tiga kecamatan, yakni Sitinjo, Sidikalang, dan Siempat Nempu Hulu.
“Pada 2026 ini akan dibangun pipa transmisi sepanjang kurang lebih 10 kilometer. Pembangunan ini bersumber dari APBN melalui BBWS Sumut II dengan nilai anggaran Rp30 miliar,” ujar Wahlin, Selasa (27/1/2026).
Ia menyebutkan, proyek tersebut diproyeksikan mampu menambah sekitar 2.000 sambungan rumah (SR), sekaligus memperbaiki kontinuitas layanan dan ketersediaan air baku.
“Sumber air Lae Pangkoan memiliki debit sekitar 60 liter per detik, sehingga sangat potensial untuk menopang penambahan pelanggan,” jelasnya.
Wahlin menegaskan bahwa anggaran pembangunan telah dipastikan. Bahkan, Wakil Direktur Jenderal Kementerian PU disebut telah meninjau langsung lokasi proyek pada pekan lalu.
“Konstruksi direncanakan mulai Maret atau April 2026, dan ditargetkan selesai dalam tahun ini,” katanya.
Saat ini, Perumda Air Minum Lae Nciho melayani sekitar 25 ribu pelanggan yang tersebar di 13 dari 15 kecamatan di Kabupaten Dairi. Dua kecamatan yang belum terlayani adalah Silahisabungan dan Pegagan Hilir.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan