PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mulai menata langkah strategis untuk pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Bupati, Kamis (12/02/2026). Forum ini menjadi ruang penting menyelaraskan visi besar daerah dengan aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 untuk memastikan arah pembangunan, khususnya pada tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029, berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata.
Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa RKPD 2027 menjadi instrumen kunci dalam mewujudkan visi daerah: “Keberlanjutan Pembangunan Padang Lawas Utara yang Beriman, Cerdas, Maju, dan Beradat.”
Dalam pemaparannya, Bupati menggarisbawahi lima pilar utama yang akan menjadi arah kebijakan pembangunan tahun 2027, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, percepatan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar, transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital, serta penguatan harmoni sosial berbasis nilai agama, adat, dan budaya lokal.
Meski di tengah tantangan efisiensi anggaran pada tahun 2026, Reski Basyah menegaskan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas. Sejumlah program unggulan pun disiapkan untuk menjawab kebutuhan riil warga.
Di sektor sosial dan pendidikan, Pemkab menargetkan penguatan program “Pendidikan untuk Semua” dan “Kesehatan untuk Semua”. Pada sektor ekonomi, fokus diarahkan pada pemberdayaan UMKM melalui program “UMKM Naik Kelas”, dukungan bagi petani, serta upaya pengentasan kemiskinan. Sementara di bidang infrastruktur, program “Jalan Mulus – Rumah Layak – Irigasi Mengalir” menjadi prioritas untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
Tak hanya itu, penguatan nilai religius dan budaya lokal juga menjadi perhatian melalui program “Paluta Mengaji” dan pengembangan kegiatan berbasis adat dan tradisi.
“Pelaksanaan konsultasi publik ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Saya ingin RKPD 2027 responsif dan berorientasi pada hasil nyata,” tegas Bupati Reski Basyah.
Forum tersebut dihadiri berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Ketua DPRD Padang Lawas Utara, Sekretaris Daerah, kalangan akademisi, pimpinan perbankan, tokoh masyarakat, hingga organisasi wanita seperti TP PKK. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkaya masukan serta mendorong lahirnya perencanaan yang inovatif, akomodatif, dan selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dengan sinergi yang kuat, Pemkab Paluta optimistis RKPD 2027 akan menjadi fondasi penting untuk mendorong percepatan pembangunan sekaligus mewujudkan cita-cita besar daerah menuju Paluta yang beriman, maju, dan berdaya saing.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan