Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Gerak Cepat di Jalinsum: Polantas Labusel Tambal Lubang Mematikan di Jembatan Titi Kembar

Johan Panjaitan • Senin, 23 Februari 2026 | 21:29 WIB

Personel Satlantas Polres Labusel menambal jalan berlubang di jalinsum tepatnya titi kembar. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)
Personel Satlantas Polres Labusel menambal jalan berlubang di jalinsum tepatnya titi kembar. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Di atas Jembatan Titi Kembar Bedagai, Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Kotapinang, lubang di badan jalan sempat menjadi ancaman senyap bagi para pengendara. Tanpa menunggu korban berjatuhan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu Selatan turun langsung melakukan penimbunan, Senin (23/2/2026).

Langkah cepat ini dipimpin PS Kasat Lantas, Rostati Sihombing, bersama sejumlah personel. Dengan peralatan sederhana, mereka menaburkan pasir dan batu kerikil untuk menutup serta meratakan lubang di badan jembatan yang dinilai rawan memicu kecelakaan.

Perbaikan dilakukan secara manual dan bergotong royong. Tidak ada alat berat, hanya kesigapan dan kesadaran bahwa setiap menit penundaan berpotensi berisiko bagi pengguna jalan.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kecelakaan baru bertindak. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas kami. Kehadiran polisi bukan hanya penindakan, tetapi solusi nyata,” tegas IPTU Rostati.

Jalinsum merupakan urat nadi transportasi antarwilayah di Sumatera Utara. Volume kendaraan—mulai dari sepeda motor, kendaraan pribadi, hingga truk bertonase besar—melintas hampir tanpa jeda.

Lubang di atas jembatan menjadi kombinasi berbahaya: posisi sempit, arus padat, dan kecepatan kendaraan yang relatif tinggi. Dalam kondisi tertentu, satu lubang saja cukup memicu kecelakaan beruntun.

Respons cepat Polantas menjadi bentuk pencegahan konkret. Setelah penimbunan, permukaan jalan kembali rata dan dapat dilalui lebih aman. Selama proses berlangsung, arus lalu lintas tetap tertib dan kondusif, didukung cuaca cerah.

Aksi ini bukan sekadar tambal sulam jalan, melainkan pesan bahwa keselamatan publik adalah tanggung jawab bersama—dan aparat tak menunggu viral untuk bergerak.

Kepolisian tetap mengimbau pengendara agar menjaga kecepatan, waspada di titik rawan, dan mematuhi rambu lalu lintas. Sebab perbaikan darurat hanya langkah awal; kehati-hatian tetap menjadi benteng utama.

Di Jembatan Titi Kembar Bedagai, langkah kecil itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi ribuan pengendara yang melintas setiap hari, permukaan jalan yang lebih aman bisa berarti satu hal penting: pulang dengan selamat.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#berlubang #satlantas #tambal #Polres Labusel