Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Keluar Jalur, Sigra Hantam Tiga Pemotor di Jalinsum Tanjung Morawa

Johan Panjaitan • Selasa, 24 Februari 2026 | 10:30 WIB

Korban kecelakaan Lalulintas M Risky serta pasangan suami istri Bayu Andika (37) dan Nadya Larasati (22) dirawat di RS Sari Mutiara Lubukpakam. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Korban kecelakaan Lalulintas M Risky serta pasangan suami istri Bayu Andika (37) dan Nadya Larasati (22) dirawat di RS Sari Mutiara Lubukpakam. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com-Kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang Jalinsum wilayah Tanjung Morawa. Sebuah Daihatsu Sigra BK 1167 ADR menyeruduk tiga pengendara sepeda motor di kawasan Pasar VII, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu malam (22/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Akibat insiden tersebut, tiga korban yakni M Risky (20) serta pasangan suami istri Bayu Andika (37) dan Nadya Larasati (22) harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sari Mutiara Lubukpakam.

Risky mengalami pergeseran tulang pinggang, Bayu menderita patah tulang tangan serta luka jahit di bawah mulut, sementara Nadya mengalami memar di bagian pinggang.

"Kami dapat kabar jam 21.00 mengatakan anak kami kecelakaan. Dibilang warga mobil mesum, cowok sama cewek di dalamnya. Harapan kami yang nabrak ada tanggungjawab lah," ujar Asniati didampingi suaminya, M Nasib yang merupakan orangtua M Risky.

Nada yang sama disampaikan Adi bapaknya korban Bayu. Dirinya mengaku kaget saat pertama kali mendapat kabar anaknya mengalami kecelakaan. Ditambah lagi posisi sepedamotor anaknya berada dalam parit. Membuat pria paruh baya ini panikm

"Pikiran aku tadi malam sudah nggak karuan karena masuk parit motornya. Kalau mobilnya sudah dikerumunin massa. Anakku mengalami luka batang tangannya dan dibawah mulut kena 6 jahitan. Kalau mantuku masih sakit juga pinggangnya," kata Adi.

Dijelaskan Adi bahwa anak dan mantunya itu baru pulang dari rumahnya di Melati Perbaungan. Setelah di perjalanan mengalami kecelakaan. Kasus kecelakaan ini sendiri sudah ditangani oleh Satlantas Polresta Deli Serdang. Pelaku penabrak sudah diamankan begitu juga dengan mobil Daihatsu Sigra BK 1167 ADR. Mobil sudah rusak berat karena sempat diamuk massa.

Terpisah Kanit Gakkum Satlantas Polresta Deli Serdang, AKP R Gultom membenarkan adanya peristiwa Lakalantas yang melibatkan dua kendaran roda dua dan satu kendaran roda empat. Terkait peristiwa Lakalantas ini, kepolisian masih mendalaminya. Krisman Lase, pengemudi mobil Daihatsu Sigra BK 1167 ADR yang menabrak korban sudah diamankan untuk menjalani pemerikaaan.

Tersebar rumor yang mengatakan, kecelakaan itu terjadi karena adanya perbuatan tidak senono yang dilakukan pengemudi Krisman Lase bersama pasangnya saat membawa kendaran. Tetapi AKP R Gultom menjelaskan hal itu belum dapat dipastikan. Untuk sementara penyebab kecelakaan karena kelalaian.

"Bukan tabrak lari tapi kelalaian dari pada sopir. Sekitar pukul 20.00 ada nabrak satu dan ada nabrak kedua. Jadi ada yang nabrak satu arah dan lawan arah. Penyebab kecelakaan mungkin kelalaian sopir mungkin lagi ngantuk,"ujar R Gultom, Senin (23/2/2026).

Untuk status hukum pengemudi belum bisa ditetapkan sampai gelar perkara dilaksanakan. Dijelaskan dari hasil penyelidikan kecelakan terjadi di Jalinsum dekat Simpang Pasar VII Dusun III Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa.

"Semula mobil Sigra ini datang dari arah Meda menuju Tebing Tinggi. Sesampainya di tempat kejadian, mobil berjalan terlalu kekanan jalan dan masuk ke jalur berlawanan arah. Saat berjalan terlalu kekanan jalan dan masuk ke jalur berlawanan arah bertabrakan dengan Vario dan Scoopy yang datang dari arah Tebing Tinggi menuju ke arah Medan sehingga terjadilah kecelakaan tabrakan lalu lintas tersebut," kata Gultom.

Setelah dilakukan pengecekan lokasi, Gultom bilang kondisi gelap, kondisi jalan menikung ke kiri arah ke Medan dan beraspal hotmix. Selain itu terdapat marka jalan garis ganda tidak terputus sebagai pembagi jalur, terdapat marka garis tidak terputus sebagai pembagi lajur, pandangan ke depan bebas tidak terhalang.

"Kita sudah menerima laporan dan mendatangi TKP. Selain itu olah TKP dan ambil keterangan saksi serta cek CCTV sekitar," sebut Gultom.(btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
#jalinsum #kecelakaan #pengendara sepeda motor