Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Paluta Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Siunggam, Redam Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Johan Panjaitan • Minggu, 1 Maret 2026 | 15:10 WIB

​Plt. Kepala Dinas Perindag, Sofyan Arifin Hasibuan melayani warga membeli sembako. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)
​Plt. Kepala Dinas Perindag, Sofyan Arifin Hasibuan melayani warga membeli sembako. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)

GUNUNG TUA, Sumutpos.jawapos.com-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bergerak cepat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pemerintah daerah menggelar program pasar murah bersubsidi di Pasar Siunggam, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Jumat (27/2/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan dampak lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Lebaran, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dapur dengan harga lebih terjangkau.

Subsidi Langsung, Harga Paket Dipangkas

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan sebanyak 600 paket sembako untuk masyarakat. Harga paket yang di pasaran mencapai Rp175.000 disubsidi pemerintah sebesar Rp50.000, sehingga warga cukup membayar Rp125.000.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag Paluta, Afrul Fachrul Rozi Harahap, menjelaskan bahwa subsidi ini diberikan agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok di tengah tren kenaikan harga.

“Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp50.000 per paket. Dengan begitu masyarakat hanya perlu membayar Rp125.000 untuk satu paket sembako,” ujarnya.

Setiap paket berisi kebutuhan pokok yang paling banyak dicari menjelang hari besar keagamaan, yakni:

5 kilogram beras

2 kilogram gula pasir

2 liter minyak goreng

12 butir telur

Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Paluta, Sofyan Arifin Hasibuan, mengatakan komoditas yang disediakan merupakan bahan pokok utama yang paling memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Menurutnya, operasi pasar murah ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi daerah menjelang Idul Fitri.

Camat Padang Bolak Tenggara, Hendra Gunawan Hasibuan, turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah tersebut. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang paling terdampak kenaikan harga pangan.

Pemerintah daerah juga membuka kemungkinan untuk memperluas program serupa ke wilayah lain di Padang Lawas Utara apabila harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.

Pemkab Paluta menegaskan akan terus memantau pergerakan harga di pasar-pasar tradisional. Jika lonjakan harga kembali terjadi, operasi pasar murah siap digelar di kecamatan lain demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Lebaran.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pasar murah #kebutuhan pokok #bersubsidi #stabilitas harga