LABUSEL – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan mulai mematangkan arah pembangunan daerah untuk tahun 2027. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) 2027 oleh Bupati Fery Sahputra Simatupang di Aula Bappedalitbang Labuhanbatu Selatan, Kamis (12/3/2026).
Pembukaan Musrenbang berlangsung simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati Fery yang didampingi Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahrizal, yang hadir mewakili Gubernur Bobby Nasution.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, para camat, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kepemudaan.
Baca Juga: Pengurus PKK Dilatih Jadi Penyuluh Terampil, Dorong Penguatan Program Pemberdayaan Keluarga
Dalam sambutannya, Bupati Fery menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kabupaten merupakan amanat dari Undang‑Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.
Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menyepakati arah pembangunan daerah secara komprehensif, mulai dari identifikasi permasalahan, penentuan prioritas pembangunan, hingga penyelarasan program antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat.
“Musrenbang RKPD yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi langkah strategis dalam perjalanan mewujudkan cita-cita pembangunan daerah,” ujar Fery.
Ia menilai tahun 2027 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk memperkuat ketahanan pembangunan di tengah dinamika sosial dan ekonomi global yang terus berkembang.
Bupati juga mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih kreatif dan inovatif dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru guna membiayai berbagai program pembangunan, baik urusan pemerintahan wajib maupun pilihan.
Baca Juga: Bupati Labusel–PLN Kotapinang Bahas Pemerataan Listrik hingga Jaringan untuk RSUD
“Semua itu pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam Musrenbang tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menetapkan tema pembangunan tahun 2027 yakni “Transformasi Ekonomi Berkelanjutan dan Pengembangan Destinasi Pariwisata.”
Tema tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk mengarahkan pembangunan secara lebih terintegrasi dengan pendekatan holistik, tematik, integratif, dan spasial.
Bupati Fery juga mengingatkan pentingnya integrasi program lintas sektor agar pembangunan yang direncanakan mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terstruktur serta mampu menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam mengawal proses pembangunan daerah.
“Labusel adalah kampung kita bersama. Mari kita bangun, kita jaga, dan kita rawat demi masa depan Labuhanbatu Selatan yang lebih baik,” pungkasnya.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan