SERGAI, Sumutpos.jawapos.com – Upaya penghematan energi tak selalu harus dimulai dari kebijakan besar. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memilih langkah sederhana namun berdampak: mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bersepeda ke kantor.
Gagasan ini diinisiasi Bupati Sergai, Darma Wijaya, sebagai bentuk dukungan terhadap program efisiensi energi yang digaungkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Wacana tersebut disampaikan saat berada di kawasan food court Tugu Juang, Perbaungan, Selasa (17/3/2026).
“Kita mulai dari diri sendiri. Dengan bersepeda ke kantor, kita ikut menghemat penggunaan BBM sekaligus menjaga lingkungan,” ujar Darma Wijaya.
Baca Juga: Siswa SIP Polres Binjai Turun ke Jalan, Berbagi dengan Penarik Becak dan Jukir di Bulan Ramadan
Program ini direncanakan mulai diterapkan usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Selain berkontribusi pada penghematan bahan bakar, kebiasaan bersepeda juga dinilai mampu meningkatkan kesehatan serta mengurangi tingkat polusi di lingkungan perkotaan.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Wakil Bupati Sergai, Adlin Tambunan. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk konkret perubahan gaya hidup di lingkungan pemerintahan yang lebih ramah lingkungan.
“Ini wacana yang baik. Selain mendukung program nasional, juga mendorong pola hidup sehat bagi ASN,” katanya.
Pemkab Sergai bahkan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan. Infrastruktur pun mulai disiapkan, termasuk pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang diharapkan dapat menunjang mobilitas pesepeda.
Tak hanya fokus pada efisiensi energi, momentum ini juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat mudik Lebaran, demi keselamatan selama perjalanan.
Baca Juga: Liverpool vs Galatasaray: Misi Hidup-Mati Arne Slot, Anfield Jadi Penentu Nasib The Reds
Di sela agenda tersebut, Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran OPD turut mengunjungi pelaku UMKM di kawasan Tugu Juang. Kehadiran mereka menjadi sinyal bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan makro, tetapi juga keberpihakan pada ekonomi rakyat kecil.
Dengan langkah ini, Sergai mencoba menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana—mengayuh sepeda menuju kantor, demi energi yang lebih hemat dan lingkungan yang lebih sehat.(fad/han)
Editor : Johan Panjaitan