Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Nuzulul Qur’an di Paluta, Bupati Reski Tegaskan Spirit Al-Qur’an sebagai Arah Pembangunan

Johan Panjaitan • Rabu, 18 Maret 2026 | 20:53 WIB

 

Bupati Reski Basyah Harahap saat memberikan santunan pada kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang digelar dikediamannya. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)
Bupati Reski Basyah Harahap saat memberikan santunan pada kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang digelar dikediamannya. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)

PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Kabupaten Padang Lawas Utara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh makna. Bertempat di kediaman Bupati di Desa Batu Tambun, Selasa (17/3/2026), ratusan masyarakat dari berbagai unsur berkumpul dalam balutan ibadah dan kebersamaan.

Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Bupati Reski Basyah Harahap menegaskan bahwa peringatan turunnya Al-Qur’an harus dimaknai sebagai penguatan nilai spiritual sekaligus fondasi dalam membangun daerah.

“Al-Qur’an bukan hanya dibaca, tetapi harus menjadi pedoman hidup. Di dalamnya ada nilai keadilan, kejujuran, dan akhlak yang menjadi kunci dalam kehidupan bermasyarakat dan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Awak Pesawat dan Sopir Bus di Kualanamu Jalani Tes Urine

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi. Lebih dari itu, diperlukan landasan moral yang kokoh agar arah pembangunan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

Dalam suasana Ramadan yang sarat makna, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi lintas elemen. Tokoh masyarakat, ulama, pejabat daerah, hingga generasi muda duduk bersama dalam satu forum kebersamaan.

Hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Bupati Paluta Bachrum Harahap, Wakil Bupati Basri Harahap, Ketua DPRD Mula Rotua Siregar, serta unsur Forkopimda lainnya.

Kehadiran lintas generasi dan institusi ini mencerminkan soliditas dalam membangun daerah. Bupati menilai, sinergi semacam ini menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang beriman, cerdas, dan berdaya saing.

Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Lebih dari sekadar peringatan keagamaan, Nuzulul Qur’an di Paluta menjadi penegasan bahwa nilai spiritual tetap menjadi poros dalam setiap langkah pembangunan daerah.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#ibadah #nuzulul quran #Bupati Paluta