PALUTA, Sumutpos.jawapos.com-Memasuki H+4 Idulfitri 2026, arus balik di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) berubah menjadi “lautan kendaraan”. Lonjakan drastis volume lalu lintas membuat ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) yang melintasi Gunung Tua nyaris lumpuh, Rabu (25/3/2026).
Antrean kendaraan terlihat mengular hingga beberapa kilometer, membentang dari kawasan permukiman hingga pusat perdagangan. Ribuan pemudik—didominasi dari Riau, Sumatra Barat, hingga Pulau Jawa—berbaur dalam arus padat yang bergerak tersendat.
Simpang Portibi Jadi Titik Jenuh
Kemacetan paling parah terpantau di Simpang Empat Gunung Tua dan Simpang Portibi—dua simpul yang kini menjadi “titik jenuh” arus kendaraan.
Pertemuan arus dari arah Padangsidimpuan menuju Medan, ditambah gelombang kendaraan dari jalur alternatif Riau, membuat kapasitas jalan tak lagi mampu menampung beban lalu lintas.
Aktivitas pasar di pusat Kota Gunung Tua yang meningkat tajam. Parkir liar di bahu jalan oleh pemudik yang singgah. Lonjakan kendaraan roda dua yang menyelip di antara bus dan truk
Terjebak di Tengah Arus
Ridwan (42), pemudik asal Pekanbaru, merasakan langsung kepadatan tersebut. Ia mengaku terjebak hampir 30 menit saat melintasi wilayah Paluta.
“Dari Sipirok masih lancar, tapi begitu masuk Paluta menuju Gunung Tua, langsung merayap. Biasanya cepat, sekarang padat sekali,” ujarnya saat ditemui di SPBU.
Keluhan serupa datang dari para sopir bus lintas Sumatra. Waktu tempuh yang biasanya singkat kini membengkak hingga dua kali lipat, terutama akibat sistem buka-tutup di titik sempit.
Petugas Dikerahkan, Kemacetan Diurai
Menghadapi situasi ini, aparat Satlantas bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP turun langsung ke lapangan. Mereka berjibaku mengurai kemacetan di persimpangan serta menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan.
Meski demikian, tingginya volume kendaraan membuat penanganan berjalan ekstra ketat dan penuh tantangan.
Puncak Arus Belum Usai
Kepadatan diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir pekan, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan cuti bersama.
Pemudik diimbau lebih waspada dan bijak memilih waktu perjalanan. Jam rawan kemacetan diperkirakan terjadi antara pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan