DAIRI, SUMUT POS- Ribuan umat Katolik Paroki Maria Pertolongan Orang Kristen Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, dengan khidmat mengikuti jalan salib sengsara kematian Yesus Kristus, Jumat (3/4/2026) pagi.
Deposi jalan salib sengsara Yesus dimulai dari kompleks SMA swasta Santo Petrus Sidikalang. Puluhan siswa/siswi SMA St Petrus Sidikalang, terlibat dalam memerankan sengsara Yesus.
Sebelum perarakan dari kompleks SMA St Petrus menuju gereja Katolik Sidikalang, ibadah jalan salib dipimpin, Romo Dony Malau O.Carm.
Baca Juga: Mahasiswa Korban Penganiayaan Dijadikan Terdakwa, PH: CCTV jadi Bukti
Kisah sengsara Yesus mulai saat dia diserahkan salah satu muridnya bernama, Yudas kepada orang Yahudi lalu ditangkap dan diadili, hingga kematianya di kayu salib di bukit Golgota, berhasil diperankan siswa/siswi SMA St Petrus.
Romo Dony Malau O.Carm dalam khutbahnya yang dikutib dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Pilipi menegaskan, kisah sengsara yang dilakukan Yesus menunjukkan ketaatanya kepada Bapanya.
"Kita berharap, melalui ibadah jalan salib yang kita laksanakan hari ini, menumbuhkan iman dan ketaatan kita kepada Yesus sama seperti dilakukan Yesus yang taat kepada Bapanya. Jangan hanya sedih saat mengikuti jalan salib, tetapi hendaknya menumbuhkan kepercayaan kita kepada Tuhan," ujar Romo Dony Malau. (rud/ram)
Editor : Juli Rambe