SERDANG BEDAGAI, Sumutpos.jawapos.com-Komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan kembali ditegaskan melalui kolaborasi lintas sektor. Kapolres Tebing Tinggi, Rina Frillya, hadir langsung dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Armco di Dusun II, Desa Korajim, Kecamatan Dolok Merawan, Senin (6/4/2026).
Kehadiran Kapolres bukan sekadar seremonial, melainkan simbol kuat dukungan aparat keamanan terhadap pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur, khususnya akses penghubung antarwilayah, menjadi fondasi penting dalam mendorong mobilitas dan pertumbuhan ekonomi desa.
Pembangunan jembatan ini diinisiasi oleh Kodim 0204/DS sebagai bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan. Jembatan Armco tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga, terutama dalam aktivitas distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian.
Sejumlah pejabat daerah turut memperkuat momentum tersebut. Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Umar Yusri Tambunan, hadir bersama Dandim 0204/DS Agung Pujiantoro dan Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mencerminkan soliditas antarinstansi dalam mengawal pembangunan daerah.
Dari unsur kepolisian, tampak pula perwakilan Polres Sergai, termasuk Kapolsek Dolok Masihul AKP Simanjuntak dan Kapolsek Dolok Merawan Iptu Zuhri Zulkarnaen Lubis. Keterlibatan aparat penegak hukum ini menegaskan pentingnya stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama keberhasilan pembangunan.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Kejaksaan Negeri Sergai, Pengadilan Negeri Sei Rampah, jajaran pemerintah kecamatan, hingga sektor swasta seperti PT Lonsum Sei Bulan. Kehadiran para kepala desa se-Kecamatan Dolok Merawan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat semakin memperlihatkan bahwa pembangunan ini merupakan kehendak bersama.
Lebih dari sekadar proyek fisik, pembangunan Jembatan Armco di Desa Korajim menjadi representasi nyata gotong royong modern—di mana negara, aparat, dan masyarakat bergerak dalam satu arah. Dengan akses yang semakin terbuka, roda ekonomi lokal diharapkan berputar lebih cepat, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di Kabupaten Serdang Bedagai.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan