Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Labura Perkuat Langkah Antisipasi Kekeringan, Bupati Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan

Johan Panjaitan • Selasa, 21 April 2026 | 16:07 WIB

Bupati Labura Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan, Dorong Penguatan Program Swasembada Pangan Berkelanjutan. ( Istimewa/Sumut Pos )
Bupati Labura Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan, Dorong Penguatan Program Swasembada Pangan Berkelanjutan. ( Istimewa/Sumut Pos )
 

 LABURA, Sumutpos.jawapos.com-Komitmen menghadapi ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim ditegaskan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara. Bupati Hendriyanto Sitorus menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/4/2026).

Forum strategis ini mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai daerah untuk merumuskan langkah konkret menghadapi potensi kekeringan yang kian nyata mengancam sektor pertanian. Isu yang dibahas tidak lagi bersifat normatif, melainkan mengarah pada strategi implementatif—mulai dari pemetaan wilayah rawan, optimalisasi sistem irigasi, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern yang adaptif.

Dalam forum tersebut, pemerintah pusat mendorong percepatan transformasi sektor pertanian melalui inovasi, seperti irigasi hemat air, penggunaan varietas tahan kekeringan, serta digitalisasi pengelolaan lahan. Semua itu diarahkan untuk satu tujuan besar: memperkuat ketahanan dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Misteri di Balik Kebakaran Batang Pane: Lansia Tewas, Perhiasan Raib

Didampingi Kepala Dinas Pertanian Labura, Sudarija, Bupati menegaskan kesiapan daerah dalam menyelaraskan program lokal dengan kebijakan nasional. Ia menilai Rakornas ini bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi momentum strategis untuk memastikan daerah tidak berjalan sendiri menghadapi tantangan iklim.

“Ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan aspirasi daerah sekaligus menyinkronkan program. Labura memiliki potensi besar di sektor pertanian, dan kami berkomitmen menjaga produktivitas melalui inovasi berkelanjutan,” ujar Hendriyanto.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa mitigasi kekeringan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan pendekatan terpadu yang melibatkan lintas sektor, mulai dari penguatan infrastruktur hingga peningkatan kapasitas petani sebagai ujung tombak produksi pangan.

Baca Juga: Jembatan Kanoko Bertahan dengan Batang Kelapa, Warga Bertaruh Nyawa

Di tingkat daerah, langkah antisipatif terus digencarkan. Dinas Pertanian Labura telah melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan, memperkuat jaringan irigasi, serta meningkatkan pendampingan melalui program penyuluhan kepada petani. Upaya ini menjadi fondasi penting agar sektor pertanian tetap tangguh di tengah tekanan perubahan iklim.(mag-10/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bupati labura #irigasi #rakornas #mitigasi