Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Labusel Gelar Tepung Tawar, Mengantar 147 Calon Jemaah Haji dengan Doa dan Harapan

Johan Panjaitan • Minggu, 26 April 2026 | 22:00 WIB
Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang saat memberikan Upah Upah kepada calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci. (Istimewa/Sumut Pos)
Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang saat memberikan Upah Upah kepada calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci. (Istimewa/Sumut Pos)

 

LABUHANBATU SELATAN, Sumutpos.jawapos.com- Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati di Desa Hadundung, Kota Pinang, Minggu (26/4/2026), saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar prosesi adat tepung tawar (upah-upah) bagi 147 calon jemaah haji. Tradisi ini menjadi simbol doa dan harapan, mengiringi langkah para tamu Allah menuju Tanah Suci.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, didampingi Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro. Hadir pula unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, serta tokoh agama dan masyarakat yang turut memberi doa restu.

Dalam balutan nilai budaya dan religius, prosesi tepung tawar tidak sekadar seremoni, melainkan wujud rasa syukur sekaligus permohonan perlindungan bagi para jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Baca Juga: Pemkab Batubara Raih Penghargaan Nasional, Bukti Inovasi Pembiayaan Daerah Kian Matang

Wakil Bupati Syahdian dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua umat Islam berkesempatan meraihnya, mengingat keterbatasan kuota setiap tahun. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk mensyukuri kesempatan tersebut dengan menjaga kesehatan dan keikhlasan.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji. Ini adalah rahmat yang patut disyukuri,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bupati Fery Sahputra Simatupang menekankan pentingnya kebersamaan dan saling membantu antarjemaah selama berada di Tanah Suci. Ia juga mengingatkan agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik dan komunikasi.

“Berangkat dalam keadaan sehat, dan pulang ke tanah air juga dalam kondisi sehat,” pesannya.

Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua DPRD Labusel, Irmayanti Siregar, yang menilai tradisi tepung tawar sebagai cerminan harmonisasi nilai budaya dan keagamaan yang tetap terjaga di tengah masyarakat. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.

Baca Juga: Rumah dan Kantin di Tigalingga Dairi Hangus Terbakar

Pada musim haji tahun ini, jumlah calon jemaah asal Labusel mencapai 147 orang, terdiri dari 80 perempuan dan 67 laki-laki, termasuk satu petugas haji daerah. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, dengan sebaran terbanyak dari Torgamba dan Kotapinang.

Di antara para jemaah, terdapat sosok lanjut usia yang menjadi perhatian, seperti Adjam Nasution (84) dari Sungai Kanan sebagai jemaah tertua laki-laki, serta Siti Aisyah (71) dan Audanarti Marzuki Abdullah sebagai jemaah tertua perempuan. Sementara itu, semangat generasi muda turut mewarnai rombongan melalui kehadiran jemaah termuda, Nazwa Nadila Nasution (21) dan Mohammad El Nino (23).

Melalui prosesi ini, pemerintah daerah bersama masyarakat tidak hanya melepas keberangkatan, tetapi juga menitipkan doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. (mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#calon haji #tepung tawar #tanah suci #Pemkab Labusel