TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, suasana kondusif menjadi prioritas utama di Kota Tebing Tinggi. Wali Kota Irdian Saragih menegaskan pentingnya peran serikat pekerja dalam menjaga stabilitas daerah saat menerima audiensi jajaran Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kota Tebing Tinggi di Balai Kota, Selasa (28/4/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah dan elemen buruh dalam menyambut May Day, sekaligus memperkuat iklim investasi melalui stabilitas ketenagakerjaan.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa keamanan dan ketertiban kota merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut dukungan serikat buruh sebagai faktor krusial dalam membangun kepercayaan investor.
“Kondusivitas adalah kunci. Jika kota ini aman dan stabil, investor akan datang dengan keyakinan,” ujarnya.
Meski menyatakan dukungan penuh terhadap agenda KSBSI, Wali Kota menyampaikan tidak dapat hadir langsung pada kegiatan yang direncanakan. Di waktu yang sama, ia harus memenuhi undangan Menteri Dalam Negeri dalam agenda nasional di Palembang terkait Satpol PP dan Damkar se-Indonesia.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Badan Kesbangpol, Ramadhan Barqah Pulungan. Ia menilai keputusan KSBSI untuk tidak menggelar aksi massa pada 1 Mei sebagai bentuk kedewasaan organisasi yang berdampak positif terhadap citra daerah.
“Kita sedang membangun suasana yang kondusif agar investasi dan pembangunan berjalan optimal,” katanya.
Baca Juga: Wujudkan Mimpi Warga, Bupati Paluta Letakkan Batu Pertama Masjid di Aek Jakkang
Dari sisi teknis, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Hj. Henny Efrida, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkoordinasi demi kelancaran kegiatan yang dirancang oleh serikat buruh.
Sementara itu, Ketua DPC KSBSI Tebing Tinggi, Raymon Berlin Gultom, memastikan bahwa peringatan May Day tahun ini akan diisi dengan kegiatan yang lebih reflektif. Alih-alih turun ke jalan, KSBSI memilih menggelar renungan perjuangan serta ziarah ke makam tokoh buruh setempat, almarhum Binter Gultom.
“Kami ingin memperingati May Day dengan cara yang lebih bermakna, mengenang perjuangan sekaligus menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Binter Gultom sendiri dikenal sebagai sosok yang gigih memperjuangkan hak-hak pekerja hingga akhir hayatnya pada 2025. Melalui ziarah tersebut, KSBSI berharap semangat perjuangan buruh tetap hidup dalam koridor yang damai dan konstruktif.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan