Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Langkat Tegas dan Komit Bela Hak Buruh

Juli Rambe • Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:44 WIB
BURUH: Bupati Langkat, Syah Afandin (berdiri kiri) saat menerima massa aksi buruh di kantornya. (Dok: Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
BURUH: Bupati Langkat, Syah Afandin (berdiri kiri) saat menerima massa aksi buruh di kantornya. (Dok: Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

 

STABAT, SUMUT POS- Pemerintah Kabupaten Langkat tegas dan komit dalam membela hak buruh. Hal tersebut disampaikan Bupati Langkat, Syah Afandin saat menerima massa aksi damai dalam memperingati Hari Buruh Internasional, Jum'at (1/5/2026).

Penyampaian aspirasi oleh massa berjalan kondusif dan damai. Aliansi buruh dan mahasiswa menyampaikan orasi terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan di wilayah Langkat.

Bupati Afandin turut hadir di tengah massa. Orang nomor satu yang karib dikenal Ondim ini disambut antusias dengan sorakan dan tepuk tangan dari ratusan peserta aksi. 

Baca Juga: Harga Bensin di AS Capai Rp76 Ribu Per Galon

Dia juga mengajak massa aksi untuk duduk bersama dan berdialog secara langsung. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai.

“Terima kasih telah menyampaikan aspirasi ini dengan tertib. Kita sedang merumuskan formulasi untuk membentuk satgas khusus ketenagakerjaan, karena ini sangat penting demi kesejahteraan buruh,” serunya.

Ondim juga menegaskan komitmennya untuk meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat. Ia optimistis bahwa kebijakan ke depan akan lebih berpihak kepada buruh.

“Saya akan sampaikan tuntutan ini ke pemerintah pusat. Saya yakin di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, kesejahteraan buruh akan semakin diperhatikan,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan agar para buruh tidak ragu melaporkan jika mengalami intimidasi atau ancaman dari pihak perusahaan akibat keikutsertaan dalam aksi tersebut.

“Laporkan kepada saya jika ada perusahaan yang mengancam kalian karena aksi hari ini,” tegasnya.

Sementara, Koordinator aksi, Bayu, menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pembentukan satuan tugas (satgas) khusus ketenagakerjaan, penghapusan sistem outsourcing, pengesahan undang-undang ketenagakerjaan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 68 Tahun 2023, serta penghentian intimidasi dan kriminalisasi terhadap aktivis buruh dan pejuang HAM di seluruh perkebunan di Kabupaten Langkat.

“Kami hari ini hadir menyampaikan aspirasi secara damai dan terbuka. Ini adalah momentum untuk memperjuangkan hak-hak kesejahteraan buruh,” ujarnya.

Aksi May Day di Langkat berlangsung damai hingga selesai. Momentum ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh, sebagai ujung tombak pembangunan diharapkan terus mendapat perlindungan.

Sementara pemerintah daerah berperan sebagai jembatan dalam menyampaikan aspirasi ke tingkat pusat. (ted/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#langkat jaga hak pekerja #Pemkab Langkat #hari buruh