Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Siswi SMK di Dairi Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah, Keluarga Syok

Johan Panjaitan • Rabu, 20 Mei 2026 | 12:15 WIB
GANTUNG DIRI: Petugas Kepolisian mengevakuasi mayat siswi SMK yang ditemukan gantungdiri dirumahnya di Lingkungan II, Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Rabu (20/5/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
GANTUNG DIRI: Petugas Kepolisian mengevakuasi mayat siswi SMK yang ditemukan gantungdiri dirumahnya di Lingkungan II, Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Rabu (20/5/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Warga Dairi digegerkan dengan meninggalnya seorang siswi salah satu SMK negeri berinisial IL (16), Rabu (20/5/2026). Remaja tersebut ditemukan dalam kondisi tergantung di belakang rumahnya yang berada di Lingkungan II, Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh ayah korban, JL, sekitar pukul 07.40 WIB. Sebelum kejadian, korban disebut masih berada di rumah saat sang ayah mengantar adiknya ke sekolah di wilayah Penjaratan.

Camat Sitinjo, Haposan Bancin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan tergantung di pohon alpukat menggunakan tali.

Menurut keterangan keluarga, sebelum berangkat mengantar anaknya yang lain ke sekolah, sang ayah sempat berpamitan kepada korban. Namun setibanya kembali di rumah, korban sudah tidak ditemukan di dalam rumah.

Baca Juga: Iran Banderol Rp950 Miliar untuk Bunuh Donald Trump dan Benjamin Netanyahu

Ayah korban kemudian mencari ke sekitar rumah dan menanyakan keberadaan IL kepada anak bungsunya. Namun sang adik mengaku tidak mengetahui keberadaan kakaknya.

Pencarian itu berakhir tragis ketika sang ayah menemukan putri sulungnya tergantung di pohon alpukat di belakang rumah.

Haposan menyebut, berdasarkan pengakuan keluarga, korban saat pertama kali ditemukan disebut masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Sang ayah lalu berusaha menyelamatkan korban dengan memotong tali menggunakan pisau kater sebelum meminta bantuan warga sekitar.

Baca Juga: Bupati Afandin Temui Massa Aksi Blokir Jalan Binjai–Selesai, Janjikan Percepatan Perbaikan Infrastruktur

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

“Begitu mengetahui peristiwa itu, pemerintah kelurahan dan kecamatan bersama pihak kepolisian langsung melakukan evakuasi bersama keluarga,” ujar Haposan Bancin.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#siswi smk #pohon alpukat #bunuh diri #gantung diri