PALAS, Sumutpos.jawapos.com-Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah Sibuhuan, Rabu (20/5/2026). Ratusan santri dan santriwati mengikuti prosesi khatam Al-Qur’an sekaligus penamatan akhir masa pendidikan Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam sebuah momentum yang bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan penegasan lahirnya generasi penerus bangsa.
Di tengah lantunan doa dan suasana khidmat, pesan tentang pentingnya estafet kepemimpinan masa depan menggema kuat dari para tokoh yang hadir.
Ketua Badan Silaturrahmi Pondok Pesantren Padang Lawas, Paujan Hamidy Hasibuan, menegaskan bahwa para santri hari ini adalah calon pemimpin daerah di masa mendatang.
“Selamat kepada seluruh santri dan santriwati. Terus tingkatkan pendidikan, jangan cepat berpuas diri. Kalian adalah harapan bangsa. Ingat, 20 tahun ke depan, kalianlah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di daerah ini,” ujarnya penuh semangat.
Baca Juga: Polres Labusel Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Sungai Kanan, Hampir 100 Gram Narkotika Disita
Ia juga mengajak seluruh pondok pesantren di Padang Lawas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan demi melahirkan generasi emas yang berilmu, berakhlak, dan mampu bersaing di masa depan.
Tahun ini, Ponpes Al-Mukhtariyah Sibuhuan berhasil menamatkan 166 santri dari berbagai jenjang pendidikan. Rinciannya terdiri dari 39 santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 19 santri tingkat Madrasah Aliyah (MA), sementara sisanya berasal dari program pendidikan lainnya di lingkungan pesantren.
Pimpinan pondok pesantren, Syahnan Munawir Hasibuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan para santri.
Ia berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Jadilah pribadi yang berbakti kepada orang tua, guru, bangsa, dan negara. Di mana pun berada, jagalah nilai-nilai yang telah diajarkan di pesantren,” pesannya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Padang Lawas, Kasman. Dalam sambutannya, ia menilai kualitas pendidikan di Ponpes Al-Mukhtariyah telah terbukti dan layak menjadi pilihan melanjutkan pendidikan bagi para lulusan MTs.
“Untuk santri tingkat Tsanawiyah, saya sangat menyarankan agar tetap melanjutkan pendidikan mereka ke tingkat Madrasah Aliyah di Ponpes Al-Mukhtariyah ini. Fasilitas dan kualitasnya sudah teruji,” tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh agama, ulama, pimpinan pondok pesantren, organisasi kepemudaan Islam, hingga para orang tua santri yang memadati lokasi acara.
Prosesi penamatan kemudian ditutup dengan doa bersama, melepas 166 santri sebagai generasi muda yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan pengabdian demi masa depan Padang Lawas yang lebih maju dan bermartabat.(mag-12/han)
Editor : Johan Panjaitan