DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Perumda Pembangunan Dairi mulai merintis sektor usaha peternakan dan perikanan sebagai langkah awal memperkuat kemandirian badan usaha milik daerah tersebut. Dengan memanfaatkan sisa modal operasional tahun 2025, perusahaan daerah itu kini mengembangkan 1.000 ekor bebek dan 60 ribu ekor ikan lele di Kabupaten Dairi.
Direktur Perumda Pembangunan Dairi, Tamrin Pandiangan, mengatakan usaha tersebut menjadi tahap awal pengembangan bisnis sejak perusahaan resmi dibentuk pada 2025 lalu.
“Kami sedang merintis usaha ternak bebek dan ikan lele sebagai langkah awal pengembangan usaha Perumda,” ujar Tamrin didampingi tenaga ahli, Jimmy Cibro, di Sidikalang, Kamis (21/5/2026).
Usaha peternakan dan budidaya ikan itu dijalankan di lahan milik Pemerintah Kabupaten Dairi yang berada di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Bantun Kerbo, Kecamatan Lae Parira.
Baca Juga: Pemancing Ditemukan Tewas di Sungai Kualuh
Menurut Tamrin, lahan tersebut disewa dari pemerintah daerah sebagai bentuk pemanfaatan aset daerah yang produktif sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menjelaskan, pada tahun pertama operasional, Perumda menerima penyertaan modal sebesar Rp1 miliar yang digunakan untuk kebutuhan kantor dan pembayaran gaji pegawai.
Dari total anggaran itu, sekitar Rp730 juta tersisa dan kemudian dialokasikan untuk pengembangan usaha peternakan dan perikanan.
“Dari usaha yang kami jalankan saat ini, kami berharap dapat membantu menutupi sebagian operasional kantor,” katanya.
Meski baru memulai, Perumda disebut telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan usaha lain ke depan. Namun langkah ekspansi tersebut masih terkendala keterbatasan modal.
Tamrin menyebut pada tahun anggaran 2026, pihaknya hanya mengusulkan penyertaan modal sebesar Rp500 juta dari APBD Kabupaten Dairi dan saat ini masih dalam tahap pengajuan.
Kendati demikian, ia optimistis usaha yang sedang dirintis dapat berkembang dan memberi dampak ekonomi bagi daerah.
“Minimal saat ini kami sudah ikut berkontribusi terhadap PAD melalui pemanfaatan aset pemerintah daerah yang kami sewa,” ujarnya.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan