Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Komisi B DPRD Labura Dorong Perusahaan Ikut Perbaiki Jalan Rusak

Johan Panjaitan • Senin, 25 Mei 2026 | 23:00 WIB
 Komisi B DPRD Labura Ahmad Fauzi Syahputra, ajak perusahaan gotongroyong perbaiki jalan rusak di Labura. (Asri Tarigan/Sumut Pos )
Komisi B DPRD Labura Ahmad Fauzi Syahputra, ajak perusahaan gotongroyong perbaiki jalan rusak di Labura. (Asri Tarigan/Sumut Pos )

 

LABURA, Sumutpos.jawapos.com-Kerusakan jalan kabupaten di sejumlah wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara mulai mendapat sorotan serius DPRD. Di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi keuangan negara, perusahaan-perusahaan yang selama ini memanfaatkan infrastruktur daerah diminta ikut ambil bagian memperbaiki jalan yang rusak.

Ajakan itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Labura, Ahmad Fauzi Syahputra, Senin (25/5/2026). Ia meminta seluruh perusahaan, khususnya yang beroperasi di Kecamatan Marbau, bergotong royong membantu perbaikan ruas jalan kabupaten yang menjadi jalur utama aktivitas operasional perusahaan maupun masyarakat.

Menurut Fauzi, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan infrastruktur publik, terutama jalan yang setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar.

“Kami berharap seluruh perusahaan yang ada di Labura, khususnya di Kecamatan Marbau, dapat bersama-sama bergotong royong melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan, baik melalui penambalan maupun bentuk pemeliharaan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: BPN dan Kejari Batubara Perkuat Sinergi, Teken MoU Pengawasan Pertanahan dan Tata Kelola Pemerintahan

Politikus Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, keterlibatan perusahaan sangat dibutuhkan karena aktivitas kendaraan operasional perusahaan turut memberi dampak terhadap kerusakan sejumlah ruas jalan kabupaten.

Ia menegaskan, kontribusi dunia usaha tidak hanya sebatas aktivitas ekonomi, tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik yang digunakan bersama masyarakat.

“Hal terpenting adalah adanya kontribusi nyata perusahaan demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Fauzi juga menyebut semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dapat menjadi solusi percepatan penanganan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal pemerintah daerah.

Menurutnya, jika seluruh pihak memiliki kepedulian yang sama, maka persoalan jalan rusak tidak harus sepenuhnya menunggu intervensi anggaran pemerintah.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Labura Gandeng BPMP Sumut Perkuat Program STEM di Sekolah

Sebagai lembaga pengawas, DPRD Labura, lanjut Fauzi, akan terus memantau kondisi infrastruktur daerah sekaligus mendorong adanya tanggung jawab sosial dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Harapannya, ajakan ini dapat disambut dengan baik demi kepentingan masyarakat luas. Jika seluruh pihak memiliki kemauan untuk bergotong royong, maka perbaikan infrastruktur akan lebih cepat terealisasi,” pungkasnya. (mag-10/han)

Editor : Johan Panjaitan
#DPRD Labura #komisi #jalan rusak #perusahaan #Gotongroyong