BATU BARA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Batubara terus memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Gebyar IVA Test dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim serta Kanker Payudara yang digelar di Kecamatan Sei Suka, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, SH, MSi, bersama Ketua TP PKK Batu Bara Henny Heridawaty Baharuddin, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, hingga perwakilan dunia usaha.
Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa layanan pemeriksaan IVA Test harus dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara, bukan hanya terpusat di satu lokasi.
Akses Layanan Harus Menjangkau Seluruh Kecamatan
Menurut Baharuddin, pemerataan layanan deteksi dini kanker menjadi langkah penting untuk memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh akses kesehatan yang berkualitas.
“Kegiatan IVA Test ini jangan hanya dilaksanakan di satu tempat. Program ini harus dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara agar semakin banyak masyarakat, khususnya kaum ibu, yang memperoleh layanan deteksi dini kesehatan,” tegasnya.
Ia menilai, pemeriksaan IVA Test merupakan salah satu instrumen penting dalam mendeteksi kanker leher rahim sejak tahap awal, sehingga peluang kesembuhan dapat meningkat dan risiko komplikasi dapat ditekan.
Tingkatkan Kesadaran Perempuan terhadap Kesehatan
Bupati juga mengajak kaum perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri melalui pemeriksaan rutin dan penerapan pola hidup bersih serta sehat.
Menurutnya, kesadaran melakukan deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah kanker leher rahim maupun kanker payudara yang masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan.
Baca Juga: Peduli Pendidikan Generasi Muda, Personel Polres Labuhanbatu Fasilitasi Anak Belajar Tahfidz Alquran
“Perempuan harus membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan deteksi dini, risiko penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya juga lebih efektif,” katanya.
Ia berharap program serupa tidak hanya berhenti pada kegiatan tingkat kecamatan, tetapi juga dapat menjadi gerakan yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa.
Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Dalam sambutannya, Baharuddin kembali menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Batu Bara.
Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga kesehatan, mulai dari kepala puskesmas, dokter, perawat, hingga bidan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain memperkuat layanan kesehatan dasar, Pemkab Batu Bara juga terus mendorong pengembangan fasilitas kesehatan, termasuk peningkatan kapasitas dan pelayanan di RSUD H. OK. Arya Zulkarnain.
Target Kesehatan Batu Bara 2026
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah target pembangunan kesehatan yang ingin dicapai pada tahun 2026.
Di antaranya mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) di atas 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80 persen melalui dukungan anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar Rp46 miliar.
Baca Juga: Polsek Barumun Dukung Pemberdayaan Masyarakat Lewat Monitoring IVA Test di Lubuk Barumun
Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan penurunan angka stunting hingga 17,5 persen, peningkatan layanan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta penguatan sarana, prasarana, dan alat kesehatan di seluruh puskesmas maupun rumah sakit daerah.
Melalui Gebyar IVA Test ini, Pemkab Batu Bara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker semakin meningkat. (lib/han)
Editor : Johan Panjaitan