Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bupati Batubara Serahkan Insentif untuk 540 Guru Sekolah Minggu, Dorong Penguatan Karakter dan Perangi Narkoba

Johan Panjaitan • Rabu, 10 Juni 2026 | 07:30 WIB
Bupati Batubara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., serahkan  insentif kepada 540 guru Sekolah Minggu se-Kabupaten Batubara  di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (9/6/2026).  (Dok Komimfo Batubara/Sumut Pos)
Bupati Batubara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., serahkan insentif kepada 540 guru Sekolah Minggu se-Kabupaten Batubara di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (9/6/2026). (Dok Komimfo Batubara/Sumut Pos)

 

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Batubara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan dengan menyalurkan insentif kepada 540 guru Sekolah Minggu se-Kabupaten Batubara. Selain sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para pendidik kerohanian, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat peran guru dalam membangun karakter generasi muda dan memerangi penyalahgunaan narkoba.

Penyerahan insentif dan penyuluhan Guru Sekolah Minggu Tahun 2026 berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, SH, MSi, Wakil Bupati Syafrizal, SE, MAP, Kapolres Batu Bara, Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Batu Bara, serta ratusan guru Sekolah Minggu dari berbagai gereja.

Pada tahap pertama, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyalurkan insentif sebesar Rp500 ribu kepada masing-masing guru dengan total anggaran mencapai Rp270 juta.

Baca Juga: Kebakaran di Gang Jono Hanguskan Tiga Rumah dan Satu Sepeda Motor

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menegaskan bahwa insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah atas dedikasi para guru Sekolah Minggu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, moral, dan karakter kepada anak-anak.

Menurutnya, kontribusi para guru Sekolah Minggu tidak hanya sebatas mengajarkan ajaran agama, tetapi juga berperan penting membentuk generasi yang berakhlak, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial.

"Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang Bapak dan Ibu berikan tidak sebanding dengan nilai materi yang diterima hari ini. Namun, insentif ini merupakan bentuk penghargaan, perhatian, dan dukungan moril dari pemerintah kepada para pejuang pendidikan kerohanian," ujar Baharuddin.

Baca Juga: Ayo Move On! Ini Langkah Realistis Melupakan Mantan

Lebih jauh, Bupati mengajak para guru Sekolah Minggu dan para pendeta untuk mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ia menilai persoalan narkotika saat ini menjadi ancaman serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tenaga pendidik keagamaan.

"Kami berharap guru-guru Sekolah Minggu terus menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada anak-anak sekaligus mengingatkan mereka tentang bahaya narkoba. Pendidikan karakter dan agama adalah benteng utama untuk menyelamatkan masa depan generasi muda," katanya.

Baharuddin juga mengajak seluruh tokoh agama untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang sejahtera, mandiri, dan religius tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk para guru Sekolah Minggu yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Karena itu, ia mendorong para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan metode yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan agar nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, toleransi, serta tanggung jawab dapat tertanam sejak dini.

Di akhir kegiatan, Bupati berharap insentif yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para guru dalam melanjutkan pengabdian mereka di tengah masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan terus hadir dan memberikan perhatian kepada tenaga pendidik keagamaan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi motivasi untuk terus mencetak generasi yang beriman, berkarakter, dan berakhlak mulia," tutupnya.(lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Intensif Sertifikasi #penyuluhan #Guru Sekolah Minggu #bupati batubara