LABUHANBATU UTARA, Sumutpos.jawapos.com– Sebuah bus penumpang Makmur yang melayani rute Dumai–Medan hangus terbakar di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Sinar Pagi, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kebakaran yang terjadi pada dini hari itu memicu kepanikan sekaligus menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama penghubung Provinsi Sumatera Utara dan Riau lumpuh. Antrean kendaraan dari kedua arah bahkan mengular hingga puluhan kilometer.
Kobaran api yang membesar dalam hitungan menit melalap hampir seluruh badan bus. Cahaya api yang terlihat dari kejauhan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk membantu para penumpang yang berhamburan menyelamatkan diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu gangguan pada sistem kelistrikan atau korsleting di dalam kendaraan. Api kemudian dengan cepat merambat ke seluruh bagian bus sehingga sopir memutuskan menghentikan laju kendaraan di bahu jalan demi menyelamatkan seluruh penumpang.
Baca Juga: Jatanras Polres Binjai Lumpuhkan Pelaku Curanmor, Dua Tersangka Dibekuk
Keputusan cepat tersebut berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa. Sebanyak 35 penumpang berhasil dievakuasi keluar sebelum kobaran api membesar.
Dalam suasana panik, para penumpang berusaha menyelamatkan barang bawaan yang masih dapat dijangkau. Sebagian tas, koper, dan barang dari bagasi berhasil dikeluarkan. Namun, sebagian besar barang milik penumpang tidak sempat diselamatkan dan ikut hangus bersama bus yang nyaris rata dengan tanah, menyisakan kerangka kendaraan.
Warga Desa Siamporik yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan. Para penumpang dipersilakan beristirahat di rumah-rumah warga sambil menunggu proses penanganan dan kedatangan armada pengganti.
Tak lama berselang, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Labuhanbatu Utara tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berjibaku mencegah api merembet ke kendaraan lain maupun ke area sekitar jalan. Setelah beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan, meski kondisi bus telah hangus hampir seluruhnya.
Proses pemadaman serta evakuasi bangkai bus membuat arus lalu lintas di Jalinsum tersendat. Kendaraan dari arah Sumatera Utara maupun Riau harus melintas secara bergantian sehingga menyebabkan kemacetan panjang.
Hingga Selasa pagi, antrean kendaraan dilaporkan masih mengular hingga puluhan kilometer. Truk angkutan barang, bus antarkota, hingga kendaraan pribadi hanya bisa bergerak perlahan menunggu jalur kembali normal.
Baca Juga: Eropa Dilanda Panas, Suhu Lebih dari 40 Derajat Celcius, dan 1.300 Orang Meninggal
Kepala Desa Siamporik, Syafi'i Siagian, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya.
"Benar, kebakaran bus Makmur terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Desa Siamporik. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa. Untuk sementara para penumpang beristirahat di rumah warga sambil menunggu penanganan lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi.
Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang memicu munculnya api hingga melalap seluruh badan kendaraan.(mag-10/han)
Editor : Johan Panjaitan