Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

NasDem Langkat Minta Pemkab Tetap Komitmen Lanjutkan Pembangunan Jalan Meski Bupati Terjerat Kasus KPK

Johan Panjaitan • Minggu, 5 Juli 2026 | 13:42 WIB

Jalan Stabat-Secanggang yang rusak akan diperbaiki dengan anggaran Rp8 miliar tahun 2026. (Teddy Akbari/Sumut Pos)
Jalan Stabat-Secanggang yang rusak akan diperbaiki dengan anggaran Rp8 miliar tahun 2026. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

 

STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Di tengah sorotan publik terhadap proses hukum yang menyeret Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai NasDem mengingatkan agar roda pembangunan di Kabupaten Langkat tetap berjalan tanpa hambatan.

Fokus utama yang disorot adalah komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan janji pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan di sejumlah wilayah yang selama ini dinilai masih menjadi keluhan masyarakat.

Dewan Pakar Partai NasDem Langkat, Sukardi Darmo, menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh terhenti hanya karena dinamika hukum yang sedang berlangsung. Menurutnya, kepentingan masyarakat harus tetap ditempatkan sebagai prioritas utama.

“Jangan jadikan kasus hukum yang menimpa kepala daerah sebagai alasan untuk menunda pembangunan,” ujar Sukardi, akhir pekan lalu.

Baca Juga: Brian Sabat Taruna Capah Ditemukan Tewas Tenggelam di Danau Toba Silalahi

Ia menambahkan, masyarakat telah lama menantikan perbaikan akses jalan yang layak, terutama di sejumlah titik yang dinilai krusial bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruas jalan penghubung Stabat–Secanggang, yang selama ini kerap dikeluhkan kondisinya. Selain itu, jalur menuju Wampu, Pematang Jaya, Binjai, Selesai, hingga sejumlah ruas lainnya yang telah masuk dalam rencana pembangunan juga diminta untuk tetap diprioritaskan.

“Jangan sampai masyarakat yang sudah menaruh harapan besar kembali kecewa. Pembangunan jalan harus tetap berjalan sesuai komitmen pemerintah,” tegasnya.

Sukardi juga mengingatkan agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat tetap bekerja secara profesional dan menjaga stabilitas pelayanan publik di tengah situasi yang berkembang. Menurutnya, keberlanjutan program pembangunan menjadi kunci agar roda ekonomi masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga: Remaja Tenggelam di Sungai Ular Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Sementara itu, diketahui KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin bersama seorang mantan tim sukses Pilkada 2024, Yaqub, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek di lingkungan Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Pemukiman.

Penetapan tersangka tersebut merupakan hasil pengembangan dari sejumlah pihak lain, termasuk mantan anggota DPRD Sumut, Syahrial Harahap. Usai penangkapan di kediamannya di Medan, posisi politik Ondim juga ikut terdampak, termasuk pencopotannya dari jabatan Ketua DPW PAN Sumut.

Di tengah perkembangan tersebut, Wakil Bupati Langkat Tiorita br Surbakti disebut berpeluang besar melanjutkan kepemimpinan di daerah tersebut. Namun, dinamika politik juga turut menjadi perhatian mengingat latar belakang keluarga yang pernah terseret kasus hukum sebelumnya.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Pemkab Langkat #komitmen #nasdem #pembangunan jalan