Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kecelakaan Maut di Kotapinang: Truk Fuso Hantam Kendaraan hingga Ruko, Dua Tewas

Johan Panjaitan • Minggu, 5 Juli 2026 | 20:15 WIB
Truk fuso yang diduga kehilangan kendali akibat remb blong, ringsek usai menabrak kendaraan dan ruko hingga mengakibatkan 2 warga meninggal dunia. (Khairuddin/Sumut Pos)
Truk fuso yang diduga kehilangan kendali akibat remb blong, ringsek usai menabrak kendaraan dan ruko hingga mengakibatkan 2 warga meninggal dunia. (Khairuddin/Sumut Pos)

 

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com – Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sebuah truk Fuso yang diduga mengalami rem blong mengamuk di pusat Kota Kotapinang hingga menabrak puluhan kendaraan, warung pedagang, tiang listrik, dan bangunan ruko di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 23.10 WIB.

Peristiwa nahas itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi maupun setelah dievakuasi, sementara 11 orang lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Kotapinang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk Fuso tersebut melaju dari arah Rantauprapat menuju Bagan Batu. Saat memasuki kawasan pusat Kota Kotapinang, kendaraan berat itu diduga kehilangan kendali akibat mengalami rem blong.

Baca Juga: PT Medan Perkuat Vonis 5 Bulan Penjara ASN Polri dalam Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Dalam hitungan detik, truk melaju tanpa kendali dan menghantam sejumlah sepeda motor, mobil, serta warung milik pedagang yang berada di sepanjang ruas jalan. Benturan keras juga menyebabkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan berat, sementara kepanikan tak terhindarkan ketika warga berusaha menyelamatkan diri.

Laju truk baru terhenti setelah menabrak beberapa kendaraan lain, tiang listrik, dan bangunan ruko. Kendaraan tersebut akhirnya berhenti di depan salah satu showroom sepeda motor Honda di Jalan Jenderal Sudirman.

Hingga Minggu (5/7/2026), aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata jumlah korban maupun kendaraan yang terlibat, serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Yustina, belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun penyebab kecelakaan yang merenggut korban jiwa tersebut.

Baca Juga: KPK Soroti “Regenerasi” Pelaku Korupsi di Langkat, Mahasiswa: Itu Pesan Serius bagi Pemimpin Berikutnya

Di sisi lain, warga sekitar menilai insiden serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Seorang warga berinisial RR (56) mengungkapkan bahwa kecelakaan yang diduga dipicu rem blong kendaraan berat sudah berulang kali terjadi di Jalan Jenderal Sudirman.

"Kejadian ini bukan sekali saja. Sudah berulang kali. Dulu juga pernah puluhan sepeda motor ditabrak karena rem blong. Bahkan saat truk tidak kuat menanjak, ada yang mundur dan menabrak kendaraan di belakangnya. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi," ujarnya.

Pernyataan warga itu kembali memunculkan sorotan terhadap aspek keselamatan lalu lintas di jalur utama Kota Kotapinang yang kerap dilintasi kendaraan bertonase besar. Warga berharap pemerintah bersama aparat terkait segera melakukan evaluasi, baik terhadap kelayakan kendaraan maupun pengaturan arus lalu lintas, guna mencegah tragedi serupa kembali terulang.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mendalami penyebab kecelakaan sekaligus memastikan identitas seluruh korban yang terdampak dalam insiden tersebut.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#tewas #rem blong #kendaraan #truk