Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Panen Raya Jagung Langkat Perkuat Ketahanan Pangan, Petani Kantongi Dukungan Rp1,3 Miliar

Johan Panjaitan • Rabu, 8 Juli 2026 | 16:15 WIB

Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti (empat dari kanan) saat panen raya bersama unsur forkopimda di Sei Bingai. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti (empat dari kanan) saat panen raya bersama unsur forkopimda di Sei Bingai. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

 

STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Langkat terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui panen raya jagung yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti, bersama petani di Kecamatan Sei Bingai, Selasa (7/7/2026).

Panen raya dilakukan di lahan seluas dua hektare yang merupakan bagian dari total areal tanam 10 hektare milik Kelompok Tani Maju Bersama. Dari lahan tersebut diperkirakan dihasilkan sekitar 15 ton jagung, mencerminkan meningkatnya produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Langkat terhadap program Swasembada Pangan yang menjadi salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto melalui implementasi Asta Cita, khususnya penguatan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Pemko Pematangsiantar Salurkan Bansos kepada 1.456 Warga Rentan

Tidak hanya menggelar panen raya, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara enam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan BRI, Bulog, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kolaborasi itu mencakup penyediaan akses pembiayaan, kepastian penyerapan hasil panen, hingga perlindungan jaminan sosial bagi para petani.

Tiorita menegaskan, Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus mendukung berbagai program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Ketahanan pangan harus terus kita gempur dan maksimalkan demi meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Langkat," ujarnya.

Menurutnya, panen raya bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Langkat.

Ia menilai produktivitas pertanian akan terus meningkat apabila petani memperoleh akses pembiayaan yang memadai, kepastian pasar dengan harga yang layak, serta perlindungan melalui program jaminan sosial.

Baca Juga: Ricky Anthony Pastikan Rp64,2 Miliar APBD Sumut Mengalir untuk Perbaikan Jalan di Langkat

Tiorita juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, dan kelompok tani yang dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

"Kerja sama ini merupakan implementasi nyata sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan masyarakat dalam memperkuat pembiayaan sektor pertanian. Semoga menjadi langkah konkret membangun pertanian Langkat yang semakin maju dan berkelanjutan," katanya.

Data Pemerintah Kabupaten Langkat menunjukkan, pada 2025 Gapoktan Maju Bersama memperoleh fasilitas pembiayaan sebesar Rp905 juta, sementara Gapoktan Oriza menerima Rp205 juta.

Memasuki tahun 2026 hingga Juli, total pembiayaan yang telah disalurkan kepada kelompok tani di Kecamatan Sei Bingai mencapai Rp1,3 miliar.

Peningkatan nilai pembiayaan tersebut dinilai menjadi indikator positif berkembangnya sektor pertanian di Kabupaten Langkat sekaligus menunjukkan kemampuan petani dalam memanfaatkan fasilitas kredit secara produktif dan bertanggung jawab.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Langkat, BRI, Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, serta kelompok tani terkait penyaluran fasilitas pembiayaan KUPEDES, KUPRA, dan KUR, beserta layanan pendukung lainnya bagi petani jagung dan padi.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Tiorita br Surbakti #plt bupati #jagung #panen raya #Sei Bingai