BATU BARA, Sumutpos.jawapos.com – Komitmen Polres Batu Bara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan penyaluran hasil panen petani ke Perum Bulog. Kali ini, sebanyak 3,230 ton jagung dari wilayah Kecamatan Talawi berhasil didistribusikan ke Bulog Asahan setelah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Proses pendistribusian berlangsung pada Kamis (9/7/2026) dan mendapat pengawalan dari jajaran Polsek Talawi. Pendampingan dilakukan oleh Kanit Samapta Polsek Talawi IPDA Ucok P. Tambunan, bersama Kapolsubsektor Tanjung Tiram dan Kanit Propam Polsek Talawi.
Rombongan tiba di Bulog Asahan sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah melalui proses penimbangan dan pemeriksaan kualitas, jagung yang dikirim dinyatakan memenuhi syarat dengan berat 3,230 ton dan kadar air 12 persen, sesuai standar penerimaan Bulog.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Kedungrong Kulon Progo: Bencana Longsor Mengubah Warga Menjadi Mandiri Energi
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, SH, MH, mengatakan keterlibatan Polri dalam proses distribusi hasil panen merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, pendampingan tersebut juga bertujuan memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal sehingga memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
"Hadirnya Polri dalam proses pendistribusian ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung program ketahanan pangan nasional serta memastikan hasil panen petani dapat diterima Bulog sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Baca Juga: Jejak Gajah Menjadi Penanda Harapan Pemulihan Habitat Satwa Kunci Leuser di Tenggulun
Data Polres Batu Bara menunjukkan, hingga 9 Juli 2026, total hasil panen jagung yang telah didistribusikan ke Bulog Asahan dari wilayah hukum Polres Batu Bara bersama seluruh jajaran Polsek sejak Januari 2026 telah mencapai 281,233 ton.
Capaian tersebut menjadi indikator semakin kuatnya sinergi antara kepolisian, petani, pemerintah daerah, dan Bulog dalam menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. (lib/han)
Editor : Johan Panjaitan