Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Langkat Tegaskan Optimalisasi Dana TKD untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir

Johan Panjaitan • Rabu, 15 Juli 2026 | 14:08 WIB

Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti saat mengikuti rakoor secara daring di Kantor Gubernur Sumatera Utara. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos )
Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti saat mengikuti rakoor secara daring di Kantor Gubernur Sumatera Utara. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos )

 

STABAT, Sumutpos.Jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya mengoptimalkan pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebagai salah satu instrumen utama dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti saat menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana TKD di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (14/7/2026). Dalam kesempatan itu, Tiorita didampingi Sekretaris Daerah Langkat, Amril.

Rapat koordinasi yang juga diikuti secara daring oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ahmad Fatoni, bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota dalam memastikan tambahan Dana TKD dimanfaatkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Fokus utama pembahasan adalah percepatan rehabilitasi dan pemulihan daerah-daerah yang masih terdampak bencana.

Baca Juga: Hari Pertama Menjabat, Kapolres Labuhanbatu Selatan Langsung Ungkap Kasus Narkoba

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution berharap alokasi Dana TKD untuk tahun 2027 tidak mengalami pengurangan dibandingkan tahun 2026.

Menurut Bobby, dampak bencana yang terjadi pada 2025 masih dirasakan masyarakat hingga saat ini sehingga dukungan anggaran dari pemerintah pusat tetap menjadi kebutuhan mendesak.

"Kami berharap alokasi Dana TKD tahun 2027 tetap sama seperti tahun 2026 sehingga proses pemulihan di daerah terdampak bencana dapat terus berlanjut," ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah pusat telah mengembalikan alokasi Dana TKD untuk Sumatera Utara sekitar Rp6 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,1 triliun dialokasikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna mendukung berbagai program rehabilitasi dan pemulihan.

Bobby menegaskan bahwa pemerintah provinsi siap menjalankan pengelolaan dana tersebut secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami berkomitmen terhadap penggunaan Dana TKD yang diberikan dan siap untuk terus dimonitor pelaksanaannya, baik saat ini maupun ke depan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar tambahan anggaran tersebut benar-benar difokuskan pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan dan pelayanan publik.

Baca Juga: Pertamina Sumbagut Perkuat Distribusi BBM di Sumut, Operasikan Fuel Terminal 24 Jam

Menanggapi arahan tersebut, Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti memastikan Pemerintah Kabupaten Langkat siap menjalankan seluruh kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, setiap rupiah Dana TKD harus memberikan dampak nyata bagi percepatan pemulihan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pemanfaatan Dana TKD Tambahan harus benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami akan memastikan penggunaannya dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," ujar Tiorita.

Ia menegaskan Pemkab Langkat akan memprioritaskan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak bencana, baik melalui pembangunan fisik seperti perbaikan infrastruktur maupun program nonfisik yang mendukung pemulihan sosial dan ekonomi.

Dengan langkah tersebut, proses rehabilitasi diharapkan berlangsung lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan. (ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
dana tkd Pemkab Langkat pemulihan pasca banjir