STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Komitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat terus ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony. Legislator Partai NasDem itu kembali turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah ruas jalan dan jembatan berstatus aset Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kecamatan Pangkalan Susu.
Dalam peninjauan tersebut, Ricky Anthony tidak bekerja sendiri. Ia mengajak jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Provinsi Sumut sebagai instansi teknis yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur, serta melibatkan unsur Kecamatan Pangkalan Susu agar kondisi di lapangan dapat dipetakan secara menyeluruh.
Dari hasil peninjauan, ditemukan beberapa ruas jalan provinsi yang membutuhkan penanganan segera karena kondisinya dinilai sudah memerlukan perbaikan.
Baca Juga: PSMS Kenalkan Jersey Baru di Piala Presiden 2026
Ricky mengatakan, seluruh temuan tersebut akan menjadi dasar pengusulan program pembangunan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2027.
"Ruas-ruas jalan yang kami tinjau hari ini akan diusulkan masuk dalam program perbaikan tahun anggaran 2027. Selain jalan, ada juga jembatan di Pangkalan Susu yang telah kami usulkan untuk diperbaiki pada tahun depan," ujar Ricky, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pembangunan infrastruktur di Langkat sebenarnya telah berjalan pada tahun anggaran 2026. Melalui APBD Provinsi, total anggaran sebesar Rp64,2 miliar telah dialokasikan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis.
Beberapa proyek yang telah masuk dalam program pembangunan tahun ini di antaranya perbaikan ruas jalan provinsi Kuala–Simpang Marike sepanjang tiga kilometer dengan nilai anggaran Rp18 miliar.
Baca Juga: Hasil Investasi PGN di Grand Polonia, Tidak Ada Kandungan Gas Metana
Selanjutnya, ruas Tanjung Selamat–Simpang Tiga Namu Unggas sepanjang dua kilometer yang memperoleh alokasi anggaran Rp12 miliar.
Sementara itu, proyek terbesar dialokasikan untuk peningkatan ruas Simpang Marike–Timbang Lawang sepanjang 5,7 kilometer dengan pagu anggaran mencapai Rp34,2 miliar.
Ricky menegaskan, infrastruktur di Pangkalan Susu yang belum terakomodasi pada APBD 2026 akan terus diperjuangkan agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya.
"Yang belum masuk pada tahun anggaran 2026, seperti di Pangkalan Susu, insyaallah akan kami dorong agar masuk dalam APBD 2027," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat.
"Semoga komitmen ini dapat terus kita kawal bersama agar pembangunan jalan-jalan provinsi di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Langkat, benar-benar terlaksana dan memberi manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan