STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Langkat mengapresiasi konsistensi Yayasan Haji Anif (YHA) dalam menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebagai ruang pembinaan generasi muda sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran.
Apresiasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita br Surbakti saat menghadiri penutupan MTQ Yayasan Haji Anif ke-7 di Masjid Al-Musannif, Kompleks Cemara Asri, Selasa (25/8/2026).
Penutupan MTQ tersebut dirangkaikan dengan Haul Haji Anif ke-5 dan dihadiri ribuan masyarakat. Tahun ini, sekitar 600 peserta ambil bagian dalam kompetisi cabang Tilawah dan Tahfidz kategori putra dan putri.
Menariknya, ajang tersebut secara khusus memberikan kesempatan kepada peserta yang belum pernah meraih juara pada MTQ tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun MTQ Yayasan Haji Anif sebelumnya.
Baca Juga: 45 SPPG di Sumatera Utara Dihentikan Sementara, Ini Daftarnya
Menurut Tiorita, konsep tersebut menjadi langkah strategis karena MTQ tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membuka ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Semoga kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahunnya, sehingga bisa menghasilkan generasi-generasi muda yang cinta Alquran,” ujar Tiorita.
Ia berharap MTQ Yayasan Haji Anif terus berkembang menjadi wadah pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, keberadaannya tidak berhenti pada pencarian bibit berprestasi, tetapi turut berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki akhlak dan nilai keagamaan kuat.
Komitmen Bangun 100 Masjid
Rangkaian penutupan MTQ ke-7 YHA juga diisi ceramah agama oleh KH Muhammad Zaaf Fadlan Rabbani Al-Garamatan atau yang dikenal sebagai Ustadz Fadlan Garamatan dari Papua Barat.
Di hadapan ribuan jamaah, Ketua Yayasan Haji Anif yang juga Anggota DPR RI, Musa Rajekshah, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir memenuhi Masjid Al-Musannif.
Baca Juga: Komisi 2 Dorong Dinkes Medan Siapkan Vaksin Rabies di RS Pirngadi hingga Seluruh Puskesmas
“Semoga kehadiran bapak/ibu semua dapat menjadi berkah,” kata legislator yang akrab disapa Ijeck tersebut.
Pada kesempatan itu, Ijeck juga menegaskan komitmen Yayasan Haji Anif menjalankan program pembangunan 100 masjid. Salah satu masjid dalam program tersebut direncanakan berdiri di daerah asal Ustadz Fadlan Garamatan di Papua Barat.
“Doakan agar program ini bisa berjalan dengan baik dan dilancarkan segala urusannya,” harapnya.
Menurut Ijeck, MTQ dan pembangunan masjid merupakan bagian dari ikhtiar Yayasan Haji Anif dalam memperkuat pembinaan umat. Kegiatan keagamaan tidak hanya diharapkan menghadirkan suasana religius, tetapi juga memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dukungan Pemkab Langkat terhadap MTQ tersebut pun menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat kehidupan keagamaan. Terlebih, pembinaan generasi muda membutuhkan ruang yang mampu menggabungkan prestasi, pendidikan karakter, dan nilai-nilai spiritual.
Baca Juga: 13 Tahun Berlalu! Mourinho Akhirnya Kembali ke Bernabeu, Real Madrid Siap Hadapi Real Sociedad
Semangat mencintai, membaca, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat. Pada akhirnya, MTQ bukan sekadar panggung untuk menentukan siapa yang terbaik dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, melainkan menjadi jalan untuk melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter dan berakhlak mulia. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan