DPW Perindo Sumut-Batubara Panaskan Mesin Politik, Ratusan Kader Muda Ditempa Menuju Pemilu 2029

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:52 WIB
Ketua I DPW Perindo Sumut Iskandar S.Sos bersama Ketua DPD Perindo Batubara Alpon Sirait ST.saat menyerahkan Penghargaan bagi kader Perindo saat mengikuti pendidikan politik yang digelar DPW Perindo Sumatera Utara bersama DPD Perindo Batubara, Sabtu (29/8/2026) di Aula RM 100, Sei Suka, Batubara. (Foto Liberti H Haloho/Sumut Pos)
Ketua I DPW Perindo Sumut Iskandar S.Sos bersama Ketua DPD Perindo Batubara Alpon Sirait ST.saat menyerahkan Penghargaan bagi kader Perindo saat mengikuti pendidikan politik yang digelar DPW Perindo Sumatera Utara bersama DPD Perindo Batubara, Sabtu (29/8/2026) di Aula RM 100, Sei Suka, Batubara. (Foto Liberti H Haloho/Sumut Pos)

 

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Penguatan konsolidasi organisasi dilakukan dengan membidik kader muda sebagai salah satu kekuatan untuk memperkokoh basis partai di tengah masyarakat.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pendidikan politik yang digelar DPW Perindo Sumatera Utara bersama DPD Perindo Batubara di Aula RM 100, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, Sabtu (29/8/2026).

Mengusung tema “Perkuat Kualitas dan Loyalitas Kader Menuju Partai Perindo yang Mengakar ke Basis Rakyat”, kegiatan itu diikuti seratusan kader muda dan simpatisan Perindo.

Baca Juga: PNSI Batubara Dorong Nelayan Paham Hukum dan Perkuat Akses Permodalan

Sekjen DPD Perindo Batubara, Sagnan, dalam laporannya mengatakan pendidikan politik tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, kader dan anggota partai mengenai kehidupan demokrasi, pendidikan politik, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses politik secara bertanggung jawab.

Kegiatan dibuka Wakil Ketua I DPW Perindo Sumut Iskandar S.Sos bersama Ketua DPD Perindo Batubara Alpon Sirait ST. Sejumlah pengurus DPW Perindo Sumut turut menjadi pemateri, di antaranya Amru F Nasution dan Budianta Tarigan.

Konsolidasi Struktur Menuju 2029

Ketua DPD Perindo Batubara Alpon Sirait mengatakan pendidikan politik bukan sekadar agenda kaderisasi, tetapi bagian dari konsolidasi organisasi untuk menghadapi Pemilu 2029.

Menurutnya, penguatan kader muda harus berjalan beriringan dengan pembenahan struktur partai hingga tingkat kecamatan.

“Karena 2029 semakin dekat, kita harus mempersiapkan diri. Ini momentum konsolidasi kader muda sekaligus mempersiapkan kepengurusan DPC di kecamatan,” kata Alpon.

Baca Juga: Pilih Lari Pagi atau Lari Sore? Ini Kelebihannya Masing-masing

Dia menilai salah satu pekerjaan penting yang harus segera dituntaskan adalah memastikan struktur partai di seluruh tingkatan memenuhi persyaratan untuk menghadapi proses verifikasi faktual.

“Harapan kita DPD, DPC dan seluruh kader saling bahu-membahu. Target kita jelas, bagaimana Perindo bisa lolos verifikasi faktual dan menjadi peserta Pemilu 2029,” ujarnya.

Bidik Satu Fraksi di DPRD Batubara

Perindo Batubara tidak ingin sekadar menjadi peserta dalam kontestasi politik lima tahunan. Partai tersebut mulai memasang target untuk meningkatkan keterwakilan di DPRD Batubara.

Saat ini Perindo memiliki satu kursi di DPRD Batubara. Kursi tersebut menjadi modal awal untuk mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2029.

“Sekarang kita memiliki satu kursi di DPRD Batubara. Ke depan tentu targetnya lebih besar. Kita berharap bisa membentuk satu fraksi,” tegas Alpon.

Sebagai partai pengusung dan pendukung Bupati-Wakil Bupati Batubara Baharuddin Siagian-Syafrizal, Perindo juga menyatakan akan tetap mendukung program pemerintah daerah yang dinilai berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Kita tetap memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Soroti Irigasi dan Pertanian

Di tengah konsolidasi politik, Alpon turut menyoroti persoalan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian masyarakat.

Dia menyebut koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah dilakukan terkait pembangunan Bendung Sidalu-Dalu.

Baca Juga: Diduga karena Sengketa Lahan, Satu Keluarga Bentrok di Dairi

Bendung tersebut direncanakan mengairi sekitar 1.460 hektare lahan pertanian yang tersebar di lima desa di Kecamatan Air Putih, yakni Limau Sundai, Kampung Kelapa, Pematang Panjang, Sukaramai dan Sukaraja.

Alpon berharap pembangunan Bendung Sidalu-Dalu secara permanen dapat menjadi solusi atas persoalan pengairan yang selama ini mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.

Dengan berfungsinya bendung tersebut, pola tanam petani di lima desa diharapkan kembali normal dan tidak lagi mengalami penundaan akibat keterbatasan pasokan air.

Selain itu, normalisasi Bendung Sumanggar beserta jaringan irigasi juga dinilai penting untuk terus dilakukan. Normalisasi sepanjang sekitar tujuh kilometer diharapkan mampu membantu pengaturan debit air sekaligus mengantisipasi potensi banjir.

Tiga Target Pendidikan Politik

Sementara itu, Wakil Ketua I DPW Perindo Sumut Iskandar S.Sos mengatakan pendidikan politik bagi kader muda memiliki tiga sasaran utama.

Pertama, memperkuat ideologi dan loyalitas kader. Kedua, membangun pemahaman terhadap kerja-kerja politik. Ketiga, mencetak kader baru yang siap menjalankan tugas politik di tengah masyarakat.

“Yang kita harapkan bukan sekadar kader hadir dalam kegiatan. Mereka harus memahami nilai, visi dan misi partai serta mampu menjalankan kerja politik di lapangan,” kata Iskandar.

Baca Juga: Kopi Marancar Menembus Singapura, Ekonomi Warga Tumbuh Bersama Kelestarian Hutan

Dia menegaskan, Perindo harus mempertahankan karakter sebagai partai yang memiliki basis kerakyatan. Kader dituntut membangun interaksi langsung dengan masyarakat agar keberadaan partai tetap memiliki akar yang kuat.

“Basis kerakyatan harus kita pegang. Interaksi dengan masyarakat harus kuat. Dari situlah kita berharap lahir kader-kader yang bisa duduk di legislatif maupun eksekutif,” tegasnya.

Iskandar juga mengingatkan kader muda agar tidak apatis terhadap politik. Menurutnya, keputusan politik memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Jangan buta politik. Kalau kita buta politik, kita akan dimanfaatkan oleh politik,” ujarnya.

Ponsel Jadi Senjata Politik Baru

Selain memperkuat kerja politik di tengah masyarakat, kader Perindo juga didorong memanfaatkan media sosial secara positif.

Iskandar menilai perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi politik. Karena itu, kader muda harus mampu menjadikan media sosial sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan, program dan kerja nyata partai.

“Sekarang kekuatan ada di ponsel. Media sosial sangat strategis. Kader harus mampu menggunakannya untuk menyampaikan gagasan dan kerja-kerja politik secara positif,” katanya.

Pendidikan politik di Batubara merupakan rangkaian ketiga yang digelar DPW Perindo Sumut. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Serdang Bedagai dan Medan.

Iskandar mengapresiasi kesiapan DPD Perindo Batubara dalam menggelar pendidikan politik bagi kader muda.

Baca Juga: Kopi Marancar Menembus Singapura, Ekonomi Warga Tumbuh Bersama Kelestarian Hutan

Menurutnya, kaderisasi harus mampu melahirkan kader yang tidak hanya memahami politik secara teori, tetapi juga memiliki keberanian menghadapi dinamika politik lokal maupun nasional.

“Kader Perindo jangan hanya menjadi politisi ketika musim pemilu. Kader harus hadir sebagai agen perubahan yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Dia juga menegaskan posisi Perindo sebagai mitra strategis pemerintah, bukan oposisi. Partai, kata dia, tetap memiliki fungsi memberikan kritik, masukan dan gagasan konstruktif demi kepentingan masyarakat.

“Perindo bukan oposisi, tetapi mitra strategis pemerintah. Fokus kita melayani masyarakat dan memberikan masukan konstruktif untuk kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
kader muda mesin politik Perindo Sumut DPRD Batubara