Dampak Erupsi Gunung Sinabung, 55 Penerbangan di KNO Dibatalkan

Juli Rambe • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:23 WIB
TUNGGU: Para penumpang saat menunggi di KNO yang berlokasi di Deliserdang. (Dok: KNO)
TUNGGU: Para penumpang saat menunggi di KNO yang berlokasi di Deliserdang. (Dok: KNO)

 

MEDAN, SUMUT POS- Sebanyak 55 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO) dibatalkan, hingga Selasa (1/9/2026), pukul 16.00 WIB.

Sedangkan 6 penerbangan mengalami penyesuaian waktu atau retime, dan 11 penerbangan yang delay.

Namun, berdasarkan NOTAM A3254/26 yang diterbitkan AirNav Indonesia, KNO telah dinyatakan 'Aerodrome-Resumed Normal Operation' atau operasional bandara telah kembali normal mulai pukul 07.07 UTC atau 14.07 WIB, pada 1 September 2026.

Baca Juga: Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung Bantu Masyarakat Karo

Demikian disampaikan, Plt Director of Operation and Services PT Angkasa Pura Aviasi KNO, Dedy Sri Cahyono, melalui Manager of Corporate Affairs, Mohamad Hikmat Hidayat, Selasa (1/9) malam.

"Dengan demikian ooerasional KNO sudah dibuka kembali dan tidak lagi dalam status penutupan (hold bandara)," katanya.

Ia menjelaskan, data tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah menyesuaikan kondisi sebaran abu vulkanik serta keputusan operasional masing masing maskapai dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. (dwi/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
penerbangan batal karena erupsi sinabung erupsi gunung sinabung bandara kualanamu KNO