PEMATANGSIANTAR, SUMUT POS- Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan pasar murah yang digelar di Kantor Camat Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026).
Pasar murah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Perum BULOG, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Provinsi Sumatera Utara.
Kepala Disperindag dan ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengatakan pasar murah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Lempari Polisi Saat Tangkap Bandar Sabu, 2 Warga Multatuli Didakwa Pasal Berlapis
“Pasar murah ini dilaksanakan untuk menyediakan dan memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Dedi saat memberikan keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk memperoleh sejumlah komoditas pangan yang menjadi kebutuhan sehari-hari, terutama beras dan minyak goreng.
Berdasarkan laporan Tim Monitoring dan Pengawasan Pasar Murah, sebanyak 4 ton beras disediakan dalam kegiatan tersebut. Jumlah tersebut setara dengan 800 sak beras kemasan 5 kilogram.
Selain beras, komoditas lain yang disediakan adalah minyak goreng Minyakita.
Untuk Minyakita kemasan botol 2 liter, terdapat sebanyak 270 botol yang disediakan. Jumlah tersebut terdiri dari 45 box.
Sementara itu, Minyakita kemasan 1 liter tersedia sebanyak 240 pouch atau setara dengan 20 kotak.
Masyarakat yang datang ke lokasi pasar murah langsung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang tersedia.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari seluruh komoditas yang disiapkan akhirnya habis terjual.
Dedi menyebut kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau masih cukup tinggi.
“Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini masih sangat dibutuhkan, terutama untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Beras menjadi salah satu komoditas utama yang disediakan dalam kegiatan pasar murah tersebut. Sebanyak 4 ton atau 800 sak beras ukuran 5 kilogram disiapkan untuk masyarakat.
Jika dihitung berdasarkan kemasan, stok tersebut berarti terdapat sebanyak 800 kemasan beras yang dapat dibeli masyarakat. (san/ram)
Editor : Juli Rambe