PT Indonesia Aluminium Alloy Terus Tumbuh, Produksi 2025 Melejit 435 Persen dan Laba 15,6 Kali Lipat

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 19:00 WIB
Direktur Utama PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA) Ricky Gunawan didampingi Direktur Operasi Agus Wibowo  Jumat (18/9/2026), di Sam
Direktur Utama PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA) Ricky Gunawan didampingi Direktur Operasi Agus Wibowo Jumat (18/9/2026), di Sam's Coffee and Eatery, Simpang Inalum, Sei Suka. (Foto Liberti H Haloho/Sumut Pos)

 

BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA) terus menunjukkan perkembangan positif sejak mulai beroperasi pada April 2023. Pertumbuhan tidak hanya terlihat dari aktivitas produksi, tetapi juga penjualan hingga kinerja keuangan perusahaan.

Produk aluminium billet yang diproduksi IAA kini telah dipasarkan kepada pelanggan. Sepanjang 2025, produksi perusahaan meningkat 435 persen dibandingkan 2024. Sementara penjualan tumbuh 408 persen.

Tren pertumbuhan tersebut berlanjut pada semester I 2026. Produksi kembali tumbuh 30,6 persen, sedangkan penjualan meningkat 13 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga: Sumut Bentuk Forum Sumatera 10 untuk Perkuat Kerja Sama Kawasan

Direktur Utama PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA) Ricky Gunawan mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan perusahaan dalam memperbaiki berbagai aspek operasional.

“Sejak mulai beroperasi, banyak proses yang kami lalui dan banyak hal yang terus kami perbaiki. Apa yang dicapai IAA saat ini adalah hasil kerja seluruh tim yang terus mencari solusi dari setiap tantangan yang dihadapi. Kami bersyukur upaya tersebut mulai memberikan hasil yang baik bagi perusahaan,” ujar Ricky keda wartawan,  Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sam's Coffee and Eatery, Simpang Inalum, Kecamatan Sei Suka itu turut dihadiri Direktur Operasi IAA Agus Wibowo bersama jajaran perusahaan.

Menurut Ricky, peningkatan kinerja IAA tidak terlepas dari upaya pembenahan proses produksi, pemasaran hingga pemenuhan bahan baku. S

Salah satu langkah yang telah diterapkan yakni penggunaan base metal aluminium sebagai alternatif bahan baku.

Selain kinerja produksi dan penjualan, perkembangan perusahaan juga memberikan ruang bagi tenaga kerja lokal.

Baca Juga: PLN Buka Suara Soal Kabel Melintang: Milik Provider 

Saat ini IAA memiliki 95 tenaga kerja. Sekitar 70 persen di antaranya merupakan putra-putri Kabupaten Batu Bara.

“Ini menunjukkan bahwa perkembangan IAA juga melibatkan putra-putri daerah secara langsung,” katanya.

Peningkatan aktivitas produksi dan penjualan tersebut turut berdampak terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Setelah melewati fase awal operasional, IAA berhasil mencatatkan laba positif untuk pertama kalinya pada 2025. Kinerja tersebut kemudian berlanjut hingga semester I 2026, dengan peningkatan laba mencapai 15,6 kali lipat.

Ricky menyebut capaian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan IAA sejak mulai beroperasi.

Menurutnya, konsistensi seluruh insan perusahaan serta sinergi dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) dan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan perusahaan.

“Kami akan terus melakukan perbaikan dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang ada agar perkembangan IAA dapat terus berlanjut,” pungkasnya. (lib/han).

Editor : Johan Panjaitan
PT Indonesia Aluminium Alloy produksi laba