Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sungguh Menginspirasi: Begini Cara Petani Cina Menyimpan Terong Hingga Awet Berbulan-Bulan

Redaksi • Jumat, 12 September 2025 | 16:00 WIB

 

Cara mengeringkan terong (tangkap layar youtube Mpullchannel).
Cara mengeringkan terong (tangkap layar youtube Mpullchannel).

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Di Indonesia sering kita menyaksikan para petani yang membuang begitu saja sayur ketika harga jual jatuh. Bahkan ada yang membuangnya ke sungai. Namun beda kondisinya dengan petani di Cina.

Seperti terong misalnya. Masyarakat petani di Cina melakukan pengawetan terong secara massal, bahkan terong kering ini menjadi bisnis menguntungkan seperti layaknya industri ikan asin.

Cara satu-satunya yang dilakukan adalah dengan mengeringkan terong. Sayur terong dikeringkan layaknya jamur dan makanan kering lainnya yang bisa digunakan kapan pun.

Masyarakat Cina memang dikenal suka mengeringkan makanan demi membuatnya panjang umur dan praktis dalam hal penyimpanan.

Selama ini beberapa cara yang sering digunakan untuk mengawetkan makanan. Yang paling sering adalah dengan cara froozen dengan menggunakan freezer.

Padahal cara seperti ini tidak selalu efektif bahkan cendrung boros dalam hal biaya listrik.

Masyarakat tradisional Indonesia kerap menggunakan cara mengeringkan sebagai salah satu cara mengawetkan bahan makanan.

Seperti cabai. Sementara untuk mengeringkan terong itu masih jarang terdengar. Namun di Cina mengeringkan terong lumrah dilakukan.

Pengeringan adalah alternatif yang bagus untuk membekukan sayuran. Malah dilakukan dengan cara sederhana.

Dilansir dari Youtube Mupullchanel, Cina memiliki cara yang cukup simpel dalam mengeringkan terong ungu yang bisa menginspirasi petani di Indonesia.

Langkah pertama adalah memilih bahan baku terong yang bagus dengan ukuran sedang dan biji keil

terong yang baru dipanen dan telah dibersihkan dikumpulkan.
Kemudian terong diiris sedang dengan pisau yang tajam.
Fungsi mengiris sedang adalah ketika agar ketika dijemur cepat kering. Namun tidak terlalu tipis karena hilang cita rasanya.

Mengupas sayuran sebelum dikeringkan adalah wajib, dan disarankan untuk memotong kulit setipis mungkin, menggunakan pisau khusus untuk mengupas sayuran.

Hal ini bertujuan untuk mempertahankan jumlah nutrisi terbesar. Adapun opsi pemotongan, semuanya tergantung pada tujuan lebih lanjut dari produk.

Apakah nantinya terong ungu ini dijadikan untuk untuk sup, semur, kaviar, lebih baik memilih memotong menjadi kubus atau strip, untuk menggoreng dan casserole - dalam lingkaran.

Saat proses penjemuran dilakukan di udara terbuka. Produk ditempatkan di tempat teduh, dengan kemungkinan ditayangkan, prosesnya berlangsung beberapa hari tergantung cuaca.

Cara lainnya bisa menggunakan oven. Dalam oven – pada suhu 50-80 derajat, sampai potongannya benar-benar kering.

Juga bisa dilakukan dengan pengering listrik – cara terbaik dari sudut pandang biaya tenaga kerja.

Di semua versi, kecuali pengering, putar irisan atau potongan terong untuk mengeringkan lebih merata.

Ketika hendak dimasak perlakuan terong kering berbeda dengan terong yang masih segar.

Agar sayuran kering memberikan rasa maksimal, mereka harus direndam dalam air hangat selama 30-40 menit sebelum menyiapkan resep yang direncanakan.

Selanjutnya, resepnya tidak berbeda dengan menggoreng, merebus atau memanggang terong segar. Selamat mencoba. (sita)

Editor : Redaksi
#petani #terong #Menyimpan #menginspirasi