sumutpos.jawapos.com – Pernah memasukkan banyak barang ke keranjang belanja online, tetapi akhirnya tidak satu pun dibeli? Kebiasaan ini ternyata tidak selalu berkaitan dengan keinginan untuk berbelanja.
Bagi sebagian orang, memasukkan barang ke keranjang e-commerce justru memberikan kepuasan tersendiri. Meski tidak berujung pada transaksi, aktivitas tersebut dapat membantu seseorang merasa lebih baik secara emosional.
Melansir Instagram @cretivox, Senin (19/10/2026), penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Consumer Psychology menemukan bahwa proses pengambilan keputusan saat berbelanja dapat membantu seseorang memulihkan rasa kendali dan mengurangi kesedihan.
Hal ini berkaitan dengan pengalaman psikologis ketika seseorang memiliki kesempatan untuk memilih. Di tengah situasi yang membuatnya merasa kehilangan kendali, menentukan barang yang diinginkan dapat memberikan perasaan bahwa dirinya masih memiliki kuasa atas keputusan pribadi.
Baca Juga: Pasca-Sidak Plt Bupati Langkat, Kantor Kecamatan Hinai Mulai Berbenah
Keranjang belanja online memiliki beragam fungsi yang tidak selalu berakhir dengan pembelian. Salah satunya adalah sebagai tempat menyimpan barang yang menarik perhatian sebelum seseorang memutuskan untuk membelinya.
Dengan memasukkan barang ke keranjang, konsumen dapat mengumpulkan sejumlah pilihan tanpa harus langsung mengeluarkan uang. Cara ini juga memudahkan mereka membandingkan harga, kualitas, fitur, hingga ulasan produk sebelum mengambil keputusan.
Selain itu, keranjang belanja dapat digunakan untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai barang yang diminati. Seseorang bisa memasukkan beberapa produk sekaligus, kemudian mempertimbangkan kembali apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.
Baca Juga: Singapura Identifikasi Tujuh Perusahaan Indonesia Diduga Terkait Kabut Asap Karhutla
Ada pula yang memanfaatkan aktivitas tersebut sebagai hiburan. Melihat-lihat produk, memilih barang yang disukai, hingga membayangkan memilikinya bisa menjadi kegiatan ringan untuk mengisi waktu luang.
Kebiasaan memasukkan barang ke keranjang tanpa menyelesaikan pembayaran menunjukkan bahwa aktivitas belanja online tidak selalu berorientasi pada kepemilikan barang.
Dalam kondisi tertentu, proses memilih dan mempertimbangkan produk saja sudah memberikan kepuasan. Seseorang bisa merasa senang menemukan barang menarik tanpa harus benar-benar membelinya.
Meski demikian, penting untuk tetap membedakan hiburan sesaat dengan kebiasaan belanja yang berpotensi mengganggu kondisi keuangan. Kemudahan bertransaksi di platform digital dapat membuat seseorang tergoda melakukan pembelian impulsif.
Baca Juga: Man City vs AEK Athena: Misi Bangkit The Citizens
Karena itu, memanfaatkan keranjang belanja untuk membandingkan produk atau menunda keputusan pembelian bisa menjadi langkah yang bijak. Konsumen dapat memberikan waktu untuk mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan finansial, dan manfaat barang sebelum melakukan pembayaran.
Pada akhirnya, tidak semua barang yang masuk ke keranjang harus berakhir di depan pintu rumah. Terkadang, proses memilih dan membayangkan barang yang diinginkan saja sudah cukup memberikan kesenangan.(lin)
Editor : Redaksi