sumutpos.jawapos.com — Komunitas pemuda Generasi Burgeract kembali mencuri perhatian publik lewat aksi nyata mereka di lapangan. Kali ini, mereka turun langsung menambal jalan berlubang di sejumlah titik di wilayah Bekasi yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Dilansir dari pandemictalks, Selasa (17/3/2026), dengan peralatan sederhana dan bahan tambal seadanya, para relawan terlihat bekerja menutup lubang-lubang yang selama ini dikeluhkan warga. Aksi ini dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengendara, khususnya pengendara roda dua yang paling rentan mengalami kecelakaan akibat jalan rusak.
Kondisi jalan berlubang memang kerap menjadi masalah klasik, terutama saat musim hujan. Genangan air sering menutupi lubang sehingga sulit terlihat oleh pengendara, yang berujung pada meningkatnya risiko kecelakaan.
Di tengah upaya pemerintah daerah yang juga tengah melakukan perbaikan bertahap, aksi Generasi Burgeract justru menjadi simbol kepedulian anak muda yang memilih bergerak daripada menunggu. Langkah ini pun menuai beragam respons dari masyarakat.
Di media sosial, banyak netizen memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Mereka menilai aksi ini sebagai contoh nyata kontribusi positif generasi muda.
“Salut sama anak muda kayak gini, nggak cuma ngomong tapi langsung aksi,” tulis salah satu warganet.
“Daripada nunggu lama, mending gerak sendiri. Keren sih,” komentar lainnya.
“Ini baru konten positif, bukan cuma hiburan doang,” timpal netizen lain.
Namun, tak sedikit pula yang menyindir peran pemerintah dalam persoalan ini. Menurut mereka, perbaikan jalan seharusnya menjadi tanggung jawab utama pemerintah, bukan warga.
“Harusnya ini tugas pemerintah, bukan masyarakat yang turun tangan,” tulis seorang pengguna media sosial.
“Semoga ini jadi tamparan buat yang berwenang,” tambah netizen lainnya.
Aksi Generasi Burgeract ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk ikut peduli terhadap lingkungan sekitar. Meski demikian, banyak pihak menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat seharusnya menjadi pelengkap, bukan menggantikan peran pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang layak dan aman.(lin)
Editor : Redaksi