sumutpos.jawapos.com - Sebuah aksi penyelamatan satwa laut oleh nelayan di pesisir Malang mendadak viral di media sosial. Peristiwa ini memperlihatkan kepedulian tinggi nelayan terhadap kelestarian ekosistem laut, setelah mereka melepaskan seekor hiu paus yang terjebak di jaring.
Melansir Instagram @newsmerahputih, Senin (13/4/2026), kejadian tersebut berlangsung di kawasan Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang, saat para nelayan tengah melaut mencari ikan. Tanpa disengaja, jaring yang mereka tebarkan justru menangkap seekor hiu paus, satwa laut besar yang dilindungi.
Dalam video yang beredar, terlihat puluhan nelayan bahu-membahu menarik jaring ke atas kapal. Namun, perhatian mereka langsung berubah ketika menyadari adanya hiu paus di dalamnya. Alih-alih menjadikannya tangkapan, para nelayan justru berupaya menyelamatkan hewan tersebut.
Baca Juga: Seleksi Paskibraka Paluta 2026 Dimulai: 133 Pelajar Berebut Tempat di Barisan Pengibar Sang Saka
Beberapa nelayan bahkan turun langsung ke laut untuk membuka jaring yang membelit tubuh hiu paus. Setelah berhasil dilepaskan, satwa raksasa itu pun kembali berenang bebas ke laut lepas hanya dalam hitungan detik.
Peristiwa ini disebut bukan kali pertama hiu paus masuk ke area jaring nelayan di lokasi tersebut. Meski begitu, kejadian seperti ini tetap jarang terjadi dan membutuhkan penanganan cepat agar satwa tidak terluka.
Aksi cepat dan penuh empati tersebut langsung menuai pujian luas dari warganet. Di berbagai platform seperti Instagram hingga TikTok, banyak pengguna yang menyampaikan rasa bangga sekaligus haru melihat tindakan para nelayan.
“Respect banget sama bapak-bapak nelayan ini, nggak semua orang bisa sebijak itu," bilang netizen.
“MasyaAllah, masih ada orang baik yang lebih memilih menyelamatkan daripada memanfaatkan," tulis netizen lain.
“Ini contoh nyata kalau manusia bisa hidup berdampingan sama alam," timpal netizen lainnya.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kelestarian laut bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan, tetapi juga masyarakat yang sehari-hari hidup berdampingan dengan alam.(lin)
Editor : Redaksi